Sekilas Kisah Sosok "JOKO TINGKIR", Petarung Tangguh Penakluk Demak Sekaligus Tokoh Pendiri Keraton Pajang
Mitos tak dapat dipisahkan jika membahas kehebatan Joko Tingkir saja. Ada banyak mitos tentang beliau yang dikisahkan secara turun temurun dalam masyarakat.
Kisah hidup Joko Tingkir telah menjadi mitos bagi sebagian masyarakat Indonesia, boleh jadi ada beberapa masyarakat yang sudah berada dalam tahap pemikiran bahwa Joko Tingkir alias Sultan Hadiwijaya tidak pernah benar-benar ada lantaran banyaknya mitos yang menjadikan sosoknya menjadi legenda.
Salah satu kisah rakyat paling populer adalah saat Joko Tingkir berhasil memenangkan pertarungan melawan buaya dan kemudian buaya yang dikalahkan tadi mengawal perjalanan Joko Tingkir.
Kisah bermula saat Joko Tingkir mendapat restu dari gurunya untuk kembali ke Demak (Sebelumnya Joko Tingkir pernah tinggal di Demak sebagai perwira di pasukan kerajaan tetapi harus diusir akibat suatu insiden).
Joko Tingkir pergi dengan menaiki sebuah rakit bersama tiga orang rekannya. Di tengah perjalanan, Joko Tingkir dihadang pasukan buaya. Setelah melewati pertarungan sengit, Joko Tingkir berhasil mengalahkan raja buaya. Sebagai bentuk pengakuan atas kekalahannya, gerombolan buaya itu pun berbalik menjadi pengawal rombongan Joko Tingkir.
Kisah berikutnya, setelah merapatkan rakitnya di tepi sungai, Joko Tingkir melihat seekor kerbau besar. Sebelum berangkat ke Demak memang Joko Tingkir telah diberitahu gurunya bahwa sesampainya di lokasi dia akan bertemu kerbau.
Joko Tingkir segera memasukkan tanah yang diberikan oleh gurunya ke mulut si kerbau. Sang Guru telah berpesan bahwa dengan memberikan tanah ke kerbau, kerbau tersebut akan mengamuk dan Joko Tingkir bisa unjuk gigi di hadapan raja. Tujuannya adalah supaya Sang Raja kembali menerima Joko Tingkir sebagai perwira setelah melihat aksinya.
Tujuan tersebut akhirnya mencapai hasil setelah si kerbau berhasil ditaklukan Joko Tingkir. Sang Raja pun kembali menerima Joko Tingkir sebagai abdinya.
Joko Tingkir alias Sultan Hadiwijaya adalah salah satu tokoh yang ada di dalam sejarah Indonesia. Sayangnya, disebabkan terlalu banyaknya mitos-mitos yang berkembang di masyarakat mengakibatkan pengetahuan seputar Joko Tingkir menjadi tertutup kabut.