Di Tengah Krisis Asap, Debu Proyek Menumpuk — Maung Kubu Raya: Kesehatan Warga Lebih Utama dari Segalanya
2. Pengawasan Ketat: Balai Jalan Nasional dan Dinas PU harus melakukan pengawasan rutin dan menjatuhkan sanksi tegas jika ditemukan pelanggaran kontrak.
3. Kesehatan Masyarakat: Di tengah krisis asap karhutla, penambahan polusi debu sangat berbahaya bagi kesehatan. Pemerintah wajib memastikan tidak ada warga yang menderita gangguan kesehatan yang dapat dicegah.
4. Keterbukaan Informasi: Warga berhak mengetahui jadwal penyelesaian, rencana pengaspalan, serta mekanisme pengaduan yang mudah diakses.
"Kami menghargai kehadiran Bupati Kubu Raya dan Kapolres di lokasi serta komitmen mereka untuk mengawal kesepakatan. Namun pengawalan itu harus sampai tuntas dan terwujud nyata. Jangan sampai warga harus kembali memblokade jalan hanya karena janji tidak ditepati," ujar Zulkifli.
MAUNG Kubu Raya akan terus memantau perkembangan ini. "Jika dalam waktu singkat belum ada perubahan berarti, kami siap mendesak pengawasan hukum yang lebih tegas.
Rakyat tidak boleh terus berkorban demi pembangunan yang seharusnya menguntungkan mereka." Pungkas orang nomor satu di DPC MAUNG Kubu Raya.
Pembangunan infrastruktur adalah untuk kemajuan dan kesejahteraan rakyat, bukan sebaliknya — menjadi sumber penderitaan dan kerugian. Di tengah kondisi lingkungan yang sudah sangat kritis akibat karhutla, menjaga kualitas udara dan kesehatan masyarakat adalah prioritas mutlak.
DPC MAUNG Kubu Raya berharap kesepakatan yang telah dicapai segera dijalankan secara konsisten dan bertanggung jawab, sehingga warga dapat kembali beraktivitas dengan tenang dan sehat.
Sampai berita ini diterbitkan, masyarakat masih menunggu pelaksanaan nyata dari kesepakatan yang telah disepakati bersama.