Bertambah, Sony Sonjaya ungkap 41 nama pengaju SPPG ke Kejagung
Ia juga menyebut sebagian besar pihak yang mengajukan titik SPPG berasal dari kalangan politik.
"Pokoknya dari kalangan politik," tegas Krisna.
Penyidik turut menanyakan apakah Sony memperoleh keuntungan dari pemberian titik SPPG kepada pihak-pihak tersebut. Namun, menurut Krisna, kliennya membantah menerima uang ataupun keuntungan pribadi.
"Enggak ada. Tadi juga ditanyakan, `Apa keuntungan Bapak memberikan titik-titik ke mereka?`, lalu Pak Soni bilang, `Keuntungan saya SPPG ini terpenuhi sesuai dengan target`, begitu," ujarnya.
Sony disebut beralasan bahwa pemberian titik SPPG dilakukan untuk memenuhi target penerima manfaat program MBG yang telah ditetapkan pemerintah.
Dalam pemeriksaan tersebut, Sony juga mengungkap peran sosok berinisial NSD. Menurut Krisna, kliennya menjelaskan NSD diduga beberapa kali meminta perubahan nama yayasan yang terkait dengan titik-titik SPPG.
"Oh ya, NSD itu tadi dalam BAP-nya Pak Sony, menjelaskan, NSD ada mengubah nama yayasan," terang Krisna.
Sony, lanjutnya, menyebut perubahan nama yayasan itu terjadi hingga tiga kali dan berkaitan dengan sejumlah titik SPPG yang diduga dimiliki NSD.
"Yayasan ini namanya ini diubah lagi dengan namanya ini, diubah lagi dengan namanya ini. Jadi, tiga kali mengubah. Titik-titik itu, menurut penjelasan Pak Sony tadi dalam BAP, itu adalah titik-titik yang dipunyai oleh NSD," ungkap Krisna.