Rapor Merah Pemkot Palembang: LGI Sumsel Endus Modus Korupsi di Balik Realisasi Anggaran 0 Persen
Bagi LGI Sumsel, kegagalan Dinas Kesehatan menghabiskan anggarannya secara proporsional hingga semester pertama berakhir adalah bentuk pengabaian langsung terhadap keselamatan dan hajat hidup masyarakat luas.
"Dinas Kesehatan itu mengelola dana publik yang bersentuhan langsung dengan nyawa manusia. Kalau pagu nyaris Rp 180 Miliar tetapi sampai semester satu lewat realisasinya cuma 13 persen, lantas bagaimana mutu layanan puskesmas, ketersediaan obat, hingga fasilitas medis masyarakat? Ini pelecehan terhadap hak dasar warga Palembang dan tidak bisa ditoleransi!" cecarnya.
Melihat mandeknya anggaran di bawah 50 persen dan karut-marutnya tata kelola OPD, LGI Sumsel mendesak pimpinan tertinggi di Pemerintah Kota Palembang untuk segera evaluasi menyeluruh dan mencopot pejabat-pejabat inkompeten di balik angka 0% dan jebloknya Dinas Kesehatan tanpa kompromi.
LGI Sumsel memastikan akan terus mengawal aliran anggaran ini secara ketat di semester kedua, guna memastikan tidak ada satupun celah penyalahgunaan kekuasaan yang menggerogoti keuangan daerah di balik tameng administrasi yang terlambat. (RED)