5 Langkah Strategis dari DPC LSM Maung Kota Tasikmalaya Agar Bibit Atlet PASI Cup 2026 Terus Dibina 

 
Sabtu, 03 Okt 2026  21:48

Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah fondasi utama jika Kota Tasikmalaya ingin membangun prestasi atletik secara sungguh-sungguh dan berkelanjutan.

5 LANGKAH STRATEGIS AGAR PASI CUP BERDAMPAK JANGKA PANJANG

1. Bangun Basis Data Atlet Kota Tasikmalaya
Setiap peserta yang menunjukkan potensi perlu memiliki rekam jejak prestasi yang terukur dan terdokumentasi. Catatan waktu, nomor pertandingan, usia, perkembangan prestasi, dan riwayat kejuaraan harus menjadi basis data pembinaan yang terus diperbarui. Dengan demikian, pembinaan tidak selalu dimulai dari nol setiap kali ada kejuaraan.

2. Bentuk Jalur Pembinaan Berjenjang
Atlet berbakat dari lingkungan pelajar harus memiliki jalur yang jelas dan berkesinambungan:
Sekolah → Klub/PASI → Pembinaan Kota → Provinsi → Nasional

Talenta yang ditemukan pada PASI Cup wajib mendapatkan kesempatan untuk terus berkembang melalui program latihan terarah dan kompetisi berikutnya.

3. Perkuat Sinergi Pemkot, PASI, Sekolah, dan Dunia Usaha
Pembinaan olahraga membutuhkan dukungan yang tidak sedikit. Oleh karena itu, DPC LSM MAUNG Kota Tasikmalaya mendorong kolaborasi nyata antara Pemerintah Kota, PASI, lembaga pendidikan, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat luas. Dukungan tidak harus selalu berupa dana tunai, namun dapat berupa:

- fasilitas latihan yang terjangkau;
- perlengkapan olahraga yang memadai;
- beasiswa pendidikan bagi atlet berprestasi;
- dukungan transportasi ke lokasi pertandingan;
- program nutrisi atlet;
- peningkatan kualitas pelatih;
- pemusatan latihan yang terjadwal;
- hingga jaminan pendidikan bagi atlet.

4. Pastikan Fasilitas Olahraga Terawat dan Berkualitas
Prestasi atlet tak lepas dari kualitas sarana latihan yang tersedia. PASI Cup 2026 berlangsung di Stadion Wiradadaha — dan momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa fasilitas olahraga harus dirawat dan ditingkatkan secara bertahap. Sebelumnya, kondisi stadion ini juga telah menjadi perhatian publik terkait sejumlah pembenahan yang diperlukan, dan Pemkot telah menyampaikan rencana revitalisasi melalui berbagai skema pendanaan. Jangan hanya membangun acara yang megah, bangun pula tempat lahirnya prestasi yang layak dan berkelanjutan.

5. Ukur Keberhasilan Berdasarkan Prestasi yang Berkelanjutan
Keberhasilan PASI Cup tidak boleh hanya diukur dari jumlah peserta atau kemeriahan upacara pembukaan. Indikator yang lebih substansial harus ditetapkan:

Berita Terkait
Selengkapnya