Viral Berita Dugaan Telantarkan Pasien, Komisi IV DPRD OKU Timur Datangi RS Charitas Belitang

Viral Berita Dugaan Telantarkan Pasien, Komisi IV DPRD OKU Timur Datangi RS Charitas Belitang
 
OKU TIMUR
Rabu, 24 Mar 2021  22:49

Kondisi inilah yang membuat miskomunikasi antara rumah sakit dan keluarga pasien. Setelah keluar dari rumah sakit kami mendengar pasien dibawa keluarga ke salah satu klinik di belitang, setelah sehari dirawat pasien S meninggal dunia dan dimakamkan secara protokol COVID 19.

"Kamis, 18 Maret 2021 Rumah Sakit sudah memfasilitasi keluarga pasien untuk mediasi dan menyampaikan keluhannya. Rumah Sakit Charitas Belitang meminta maaf dan siap memperbaiki pelayanan namun keluarga meminta tuntutan yang tidak dapat RS Charitas Belitang penuhi" ungkapnya

Selanjutnya dr. Hendarno menambahkan sehari setelah pasien meninggal hasil SWAB PCR dinyatakan negatif. Keluarga pasien mengundang klarifikasi di balai desa dan belum dapat dipenuhi oleh pihak Rumah Sakit Charitas Belitang.

"Rumah Sakit Charitas Belitang memandang tidak perlu klarifikasi sebab COVID 19 bukanlah sebuah aib" katanya

Anggota Komisi IV DPRD OKU Timur Irawan mengatakan permasalahan pelayanan pasien Sugimin yang perlu kami fokuskan tentang bawa pulang paksa pasien, tidak ada rujukan, meninggal dimakamkan secara protokol COVID 19.

"Apa Tanggapan dari RS Charitas Belitang terkait hal Paksa Pulang, Tidak ada Rujukan, Dimakamkan secara protokol COVID 19" Tanya anggota DPRD OKU Timur Fraksi Demokrat.

dr. Hendarno menjawab kondisi pasien yang yang relatif stabil dan terbatasnya ruang isolasi serta pasien S (86) minta pulang serta dari analisis RS Charitas Belitang berkesimpulan pasien akan lebih baik dirawat di rumah serta menjalani Isolasi mandiri. Pasien yang diduga suspect COVID 19 menurut prosedur dimakamkan secara protokol COVID 19.

<<
1
2
3
4
Berikutnya
Tampilkan Semua
TAG:
#rs charitas
#pendeta sitorus
#masrin diana
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Indeks Berita