Advertisement

Terkait Kasus Suap Proyek Jalur KA, Masa Penahanan 10 Tersangka di Perpanjang. Pengumpulan Alat Bukti di Maksimalkan

SOLO RAYA
Rabu, 03 Mei 2023  12:49
Terkait Kasus Suap Proyek Jalur KA, Masa Penahanan 10 Tersangka di Perpanjang. Pengumpulan Alat Bukti di Maksimalkan
Foto: Juru Bicara Penindakan dan Kelembagaan KPK Ali Fikri mengatakan, penahanan para tersangka akan diperpanjang selama 40 hari ke depan. (Dok)

SEMARANG - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan 10 orang tersangka kasus dugaan suap proyek pembangunan dan perawatan jalur kereta api di Kementerian Perhubungan Tahun Anggaran 2018-2022.

Sementara itu, Juru Bicara Penindakan dan Kelembagaan KPK Ali Fikri mengatakan, penahanan para tersangka akan diperpanjang selama 40 hari ke depan. 

“Masing-masing selama 40 hari kedepan, mulai 2 Mei 2022 sampai dengan 10 Juni 2023 di Rutan KPK,” kata Ali dalam keterangan tertulisnya, pekan lalu. 

Baca juga:
Heboh di Publik, Video Korupsi KTP-el Soal Kesaksian Ganjar Pranowo Kembali Beredar
Selewengkan Dana Desa Anggaran Tahun 2018-2019, Eks Kepala Desa di Blora Ditetapkan Jadi Tersangka...

Menurut Ali, perpanjangan penahanan dilakukan karena penyidik masih perlu mengumpulkan alat bukti. 

“Agar alat bukti dapat dikumpulkan dengan maksimal,” ujar Ali.

Advertisement Jaro Ade

Disisi lain, dari 10 tersangka itu adalah Direktur Prasarana pada Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan Harno Trimadi. Kemudian, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Jawa Bagian Tengah Bernard Hasibuan. 

Kepala BTP Jawa Bagian Tengah, Putu Sumarjaya; PPK BTP Jawa Bagian Barat, Syntho Pirjani Hutabarat; PPK Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulawesi Selatan, Achmad Affandi; PPK Perawatan Prasarana Perkeretaapian, Fadilansyah. Keenam orang tersebut ditetapkan sebagai tersangka penerima suap.

Baca juga:
Sejumlah 5 Polisi Berpangkat dan 2 ASN Polda Jateng Tersandung KKN Seleksi Bintara, Berikut..
Kejati di Desak, 22 Terpidana Korupsi di Jateng Tak Kunjung Dieksekusi. Ada Yang Boyolali Buron..

Kemudian, Direktur PT Istana Putra Agung (IPA), DIon Renato Sugiarto; Direktur PT Dwifarita Fajarkharisma, Muchamad Hikmat; dan Direktur PT KA Manajemen Properti (sampai Februari 2023), Yoseph Ibrahim. Keempat pengusaha ini ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap.

Kasus dugaan suap pembangunan dan perawatan jalur kereta ini dibongkar KPK melalui operasi tangkap tangan (OTT) pada 12 April lalu. 

1
2
Berikutnya
TAG:
#kasus
#kemenhub
#tersangka
#penahanan
#kpk

Berita Terkait
1
2
3
4
5
6
7

Gertam Cabai dan Bawang Merah Serentak, Sekda OKU Timur Harap Bisa Tekan Inflasi dan Kemandirian..

OKU Timur   Selasa, 16 Jul 2024  19:18

Pra Kompetisi Tenaga Kerja Konstruksi Sumsel 2024: Tingkatkan Kompetensi dan Keamanan Konstruksi..

Sumsel   Selasa, 16 Jul 2024  18:03

Pangkalan Gas Elpiji Wahyu Astuty Ningsih di Tugumulyo Siap Layani Masyarakat

Sumsel   Selasa, 16 Jul 2024  17:58

Bawaslu OKI Mendapat Apresiasi Berbagai Organisasi Wartawan dan Pers di Kabupaten OKI

Sumsel   Selasa, 16 Jul 2024  17:56

Pj Walikota Tangerang Dr.Nurdin Baik hati dan Tidak Sombong

Banten   Selasa, 16 Jul 2024  13:36
Terkait Distributor Pembagian Pupuk Subsidi Kecamatan Tanjung Lubuk Disalahgunakan Oleh Oknum Yang Tidak Bertanggung Jawab
Jaro Ade Hadiri Haul Gus Miek di Pondok Pesantren Al-Bahrain Leuwiliang Bogor
Ingat! Dua Pekan Kedepan  Ini 14  Jenis Pelanggaran yang Akan Dikenakan Pada  Operasi Patuh Jaya 2024 di Tangsel
KNPI Puworejo siap kawal kasus asusila di Desa Kaliwatu Krangan

Waduh, Benarkah Dana Desa Cinangneng Diselewengkan?

BOGOR RAYA   Senin, 15 Jul 2024  21:23

Amankan 4 Pucuk Senpi, 5 Magazen dan 327 Butir Peluru Tajam, Tim Ditreskrimum Polda Sumsel..

SUMSEL   Senin, 15 Jul 2024  18:03

Kasus mafia tanah terbesar senilai Rp 3,41 Triliun ada di Grobogan, Jateng

AGRARIA   Senin, 15 Jul 2024  17:50

VIRAL...!! Seorang Ketua Umum Hari Nelayan 64 Palabuhanratu Diduga Memperkosa Finalis Putri..

JABAR   Senin, 15 Jul 2024  15:50

Indikasi mafia tanah di balik dugaan pencaplokan tanah di Duri Kepa, Jakarta Barat

AGRARIA   Senin, 15 Jul 2024  15:34

Antusiasme Tinggi, SDN 113 Palembang Terima 188 Siswa Baru pada PPDB 2024

SUMSEL   Senin, 15 Jul 2024  14:46

Sesuai SOP Kepolisian, Terlepas Dari Itu Butuh Proses

SUMSEL   Senin, 15 Jul 2024  13:47

Apel Lingkup Sekretariat Daerah, Sekda Sukabumi Ajak ASN Jaga Kekompakan dan Kebersamaan

JABAR   Senin, 15 Jul 2024  12:45

Kebersamaan Makin Erat: SMPN 2 Palembang Gelar Family Gathering di Jakabaring

SUMSEL   Senin, 15 Jul 2024  11:50

PBNU kecam keras 5 Nahdliyin sowan Presiden Israel

NASIONAL   Senin, 15 Jul 2024  10:53

Ini lokasi razia Operasi Patuh Jaya 2024 di Jakarta dan sekitarnya yang mulai digelar hari..

HUKUM   Senin, 15 Jul 2024  09:20

Bupati Dan Wakil Bupati Hadiri Pisah Sambut Kapolres OKU Timur, AKBP Kevin Leleury Gantikan..

OKU TIMUR   Senin, 15 Jul 2024  00:50

Agustus Nanti Guyon Waton Akan Menggoyang Tangerang, GRATIS

BANTEN   Minggu, 14 Jul 2024  21:46

Terkait isu suap pada pembuatan desain RAB kegiatan fisik dana desa, salah seorang PDTI Banyuasin..

SUMSEL   Minggu, 14 Jul 2024  20:45

Ringkus Pengedar Sabu di Sindang Jaya, "Eagle Squad" Polres Musi Rawas Temukan Senpira..

SUMSEL   Minggu, 14 Jul 2024  19:05

"Gerebek" Warga, Tripika Sindang Barang Turun Ke Wilayahnya

BOGOR RAYA   Minggu, 14 Jul 2024  18:53

Mabuk kecubung di Banjarmasin, 53 dirawat dan 2 meninggal. Ini bahayanya kecubung

PERISTIWA   Minggu, 14 Jul 2024  18:42

Jaro Ade mendengar curhatan petani dan peternak

BOGOR RAYA   Minggu, 14 Jul 2024  18:01

Kegiatan minum Kopi serentak di Sumsel: Ribuan Cup Asal-asalan, Peserta Muntah dan KADIN Bungkam..

SUMSEL   Minggu, 14 Jul 2024  14:21

Penembak Donald Trump seorang pemuda 20 tahun, ini identitasnya

PERISTIWA   Minggu, 14 Jul 2024  14:18
Selengkapnya