Sulit Turun, Kabupaten Sragen di Sebut Daerah Termiskin se-Karesidenan Surakarta

Sulit Turun, Kabupaten Sragen di Sebut Daerah Termiskin se-Karesidenan Surakarta
 
SOLO RAYA
Jumat, 25 Agu 2023  17:05

Lanjutnya, angka 12,94 persen ini setara dengan jumlah penduduk 115.140 jiwa. Pengurangan di angka 7.772 jiwa dalam setahun terakhir.

Yuni menambahkan, angka kemiskinan diakui menduduki posisi tertinggi di eks Karesidenan Surakarta. Dia mengaku situasi ini cukup ironis dan menjadi pekerjaan rumah bersama. Upaya yang dilakukan yakni melalui desa tuntas kemiskinan.

Program ini fokus menyasar dari satu desa ke desa lain. Dia meyakini formula ini perlahan namun ada langkah pasti. Pada 2023 ini, desa yang disasar yakni Bonagung, Bukuran, dan Ngargotirto.

”Semua di utara Bengawan Solo. Kantong kemiskinan tinggi di kabupaten Sragen,” terang bupati.

Pihaknya juga akan mengundang pengusaha dan investor untuk bekerjasama. Salah satunya membangunkan rumah bagi warga tidak mampu melalui program rumah tidak layak huni (RTLH). Setiap rumah dianggarkan Rp 15 juta.

”Untuk mengentaskan tiga desa tadi, kita butuh perbaikan 1.200 unit. Baznas sudah memberikan bantuan. Kami arahkan bantu 100 unit rumah dengan alokasi Rp 1,5 miliar. Sedangkan dari matra juga 100 unit juga,” ujar dia. (ras/dwi) 

<<
1
2
Tampilkan Semua
TAG:
#kemiskinan
#sragen
#bupati
#pemerintah
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Indeks Berita