Seorang WNA "Terjun Bebas" dari Lantai 19 Apartemen Best Western Sawah Besar
"Terkait dengan dugaan masih kita dalam proses penyelidikan, karena kita harus memeriksa beberapa saksi yaitu ada ART-nya terakhir kali berjumpa dengan korban yang meninggal dunia tersebut. Di dalam kamar tersebut kita temukan ada beberapa obat-obatan, tetapi terkait dengan dugaan pastinya kita masih dalam rangka proses penyelidikan lebih lanjut," jelas Ardiansyah kepada awak media di lokasi kejadian.
Meskipun sejumlah obat-obatan medis ditemukan di kamar korban, pihak kepolisian belum dapat memastikan secara pasti penyebab korban nekat melompat dari kamar apartemen yang ia huni seorang diri tersebut.
Selain melakukan pemeriksaan terhadap rekaman CCTV yang terpasang di sekitar lokasi kejadian, pihak kepolisian juga telah memeriksa sejumlah saksi yang relevan.
Saksi-saksi tersebut termasuk asisten rumah tangga (ART) korban yang bekerja secara paruh waktu.
Guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut, jasad pria malang tersebut selanjutnya dievakuasi ke kamar jenazah Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta.
Di sana, tim forensik akan melakukan visum et repertum untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. Kasus WNA tewas ini masih dalam penanganan intensif pihak kepolisian.


