Sekda Provinsi Sumsel Hadiri dan Sekaligus Membuka Pertemuan Monev dan Penganugerahan KIPP Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel 2023

Sekda Provinsi Sumsel Hadiri dan Sekaligus Membuka  Pertemuan Monev dan Penganugerahan KIPP Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel 2023
Monitoring evaluasi Sumsel
SUMSEL
Kamis, 07 Des 2023  21:24

Menurut Kepala Dinkes Provinsi Sumsel dr H Trisnawarman, M.Kes., SpKKLP di dalam sambutannya mengatakan adapun dasar pelaksanaan kegiatan ini sendiri yakni Surat Keputusan Kepala Dinkes Nomor 0041/SK-KEP/KES/II/2023, tanggal 30 November 2023 tentang penyelenggaraan pertemuan monitoring evaluasi program prioritas bidang kesehatan Dinkes provinsi Sumsel tahun 2023.

Dasar hukumnya sendiri di antaranya Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional, Undang-undang Nomor 01 Tahun 2022 tentang hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, Undang-undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang rencana pembangunan jangka panjang nasional tahun 2005-2025, dan sebagainya.

"Adapun maksud dari pertemuan monev program prioritas bidang kesehatan Dinkes provinsi Sumsel dilaksanakan dengan maksud melakukan evaluasi atas kinerja program prioritas nasional dan evaluasi pemanfaatan dana DAK fisik maupun non fisik Tahun Anggaran 2023, dan penganugerahan 9 TOP kompetisi inovasi pelayanan publik bidang kesehatan (KIPP)," ujarnya.

Dilanjutkannya, adapun tujuan daripada kegiatan pertemuan ini adalah bertujuan untuk pendalaman progres capaian kinerja program prioritas maupun anggaran pelaksanaan program prioritas sampai Triwulan III tahun 2023 beserta tantangan dan permasalahan yang dihadapi. Dan juga memberikan penghargaan kepada 9 inovasi terbaik pada kompetisi inovasi KIPP.

Di dalam acara ini juga kita mengundang para narasumber yakni dari Biro Perencanaan dan Anggaran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI), Bappeda Provinsi Sumsel, Inspektorat Provinsi Sumsel, Kantor Wilayah Direktur Jenderal Perbendaharaan Sumsel, dan lainnya.

“Adapun pelaksanaan ini sendiri untuk pesertanya sendiri berjumlah 176 orang yang terdiri dari peserta kabupaten/kota berjumlah 102 orang, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Rumah Sakit Pratama, dan Rumah Sakit dilingkup Dinkes sebanyak 35 orang, serta peserta lokal provinsi berjumlah 30 orang yang berasal dari kepala bidang dan seluruh kasi kasubag dilingkungan Dinkes dan juga peserta lintas sektoral terkait,” katanya.

Lebih lanjut Dia menjelaskan, adapun materi yang disampaikan pada kegiatan ini sendiri meliputi evaluasi percepatan perbaikan gizi dalam rangka penurunan prevalensi stunting, peran Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) dalam penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKI AKB), evaluasi penerapan SPM bidang kesehatan provinsi, dan kabupaten/kota tahun 2023. 

Selain itu juga background hasil studi Renstra Kemenkes RI Tahun 2024-2029, evaluasi pemanfaatan DAK fisik dan non fisik TA 2023, dan progres usulan TA 2024, panel dan pendalaman materi evaluasi program prioritas bidang kesehatan dari masing-masing kepala bidang di lingkup Dinkes Provinsi Sumsel, serta kompilasi dan rekomendasi tindak lanjut.

“Di mana apakah sudah mencapai target atau belum, makanya hari ini kita melaksanakan monitoring dan evaluasi, serta penghargaan untuk inovasi, sedangkan untuk yang mendapatkan inovasi ini, kita harapkan untuk bisa nantinya digunakan oleh masyarakat,” ungkapnya.

<<
1
2
3
4
Berikutnya
Tampilkan Semua
TAG:
#
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Indeks Berita