Ribuan Kasus HIV/AIDS Melanda Grobogan, Ini Yang di Lakukan KPA
"Tidak bisa disalahkan pada bapak-bapak saja, karena saat ini para ibu-ibu rumah tangga, yang di rumah juga bisa jadi penyebab, kan semuanya pegang hp. Dengan hp untuk saat ini kan bisa dibuat kencan, transaksi, dan yang lainnya. jadi, tidak bisa hanya menyalahkan bapak-bapak yang diluar sana yang sedang merantau,” lugasnya.
Masih menurutnya, dari banyaknya temuan kasusnya itu, yang banyak terinfeksi HIV adalah dari ibu-ibu. Sedangkan, untuk yang AIDS-nya itu dari bapak-bapak. Dikarenakan untuk bapak-bapak kesadarannya sangat susah untuk periksa kesehatan.
Himbauan disampaikan untuk ibu-ibu begitu merasakan badannya ada perubahan yang tak seperti biasanya agar segera periksa ataupun skrening guna mengetahui gejala yang terjadi. Selain itu, bahwa pengobatannya gratis di 28 puskesmas dan beberapa RS yang ada di kabupaten Grobogan juga tersedia.
Rahayu menambahkan, untuk saat ini KPA sudah menjalankan semua program yang berkaitan dengan penanggulan HIV/AIDS di kabupaten Grobogan.
“Salah satu nya, kita sudah Kordinasi dengan MUI, kita sedang melaksanakan screening di cafe karaoke, juga di lokalisasi,” jelasnya. (Her/Bn)

