Perusahaan Tak Rawat Jalan, DPRD Mesuji: "Akusisi Saja!"
"Tapi bagaimanapun kami akan berupaya memberikan kontribusi," ujarnya.
Di satu sisi, PT. Pratama Nusantara Sakti (PNS), perusahaan gabungan Djarum Group, Wings Group, dan Central Proteina Prima yang bergerak di bidang perkebunan tebu dan berlokasi di OKI, Sumatera Selatan sebenarnya adalah pihak yang juga memanfaatkan ruas jalan itu. Hanya saja, menurut Kepala Desa (Kades) Sidang Kurnia Agung, Budianto, pasca PT. WM pailit, PT. PNS juga tidak melakukan perawatan secara maksimal.
"Sudah berkali-kali kami dimediasi oleh Uspika terkait kondisi jalan ini tapi hasilnya tak pernah memuaskan," kata Budianto.
Hal yang sama, juga dikemukakan Kades Sidang Way Puji, Rudianto yang mangaku pemeliharaan oleh PT. PNS selalu hanya bersifat PHP (Pemberi Harapan Palsu).
"Akhirnya kami yang harus menanggung kondisi buruk. Kalau panen di musim hujan, harga gabah kami pasti akan jatuh akibat biaya operasional yang melambung dan itu karena hancurnya ruas jalan," ucapnya geram.
Terkait hal ini, perwakilan PT. PNS, Bukhori menolak anggapan kalau pihaknya tidak melakukan perbaikan.
"Pada beberapa spot jalan yang rusak, kami melakukan penimbunan baik berupa tanah maupun batu. Untuk tahun ini kami melakukannya di Desa Way Puji hingga sidang Kurnia agung sebesar 10 juta dan timbun tanah merah Desa Sidang Way Puji, Desa Sidang Kurnia Agung dan Desa Medasari sebesar 10,5 juta," kata Bukhori.
Ia menambahkan, saat ini pihak perusahaan juga sedang berkoordinasi dengan Pemkab OKI untuk kemungkinan akses jalan luar.
"Sebab pada tahun 2022 nanti kami tidak akan lewat jalan Mesuji lagi," kata dia.


