Pengungsi Gempa Cianjur Terindikasi Alami Gangguan Mental
"Dan itu beda dengan penyakit jiwa yang lain. Sejauh ini kami tak menemukan ada ODGJ (orang dengan gangguan jiwa) atau skizofrenia akibat dampak gempa," katanya.
Sejauh ini pengungsi yang terindikasi mengalami gangguan mental emosional rata-rata kalangan dewasa. Untuk kalangan anak-anak, sebut Irvan, relatif cukup sulit mengukurnya.
"Tetapi yang ekstrem memang ada beberapa kasus dan kami sudah menindaklanjuti. Ada yang pascaoperasi, lalu juga pascaperawatan karena sempat koma," ucapnya.
Secara fisik, ucap dia, rata-rata penyakit yang dialami pengungsi tak jauh dari infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), hipertensi, gastritis, penyakit kulit, serta diare. Pada beberapa pengungsi, ditemukan juga yang menderita diabetes.
"Paling banyak yang mengalami ISPA. Ini fokus kita untuk menanganj," ujarnya.


