Muhdin Kades Tanjung Raya: Aliansi Indonesia Mamang Pantas Dikasih Aplus Dan Didukung

Setibanya di lokasi, Kanda Budi Aliansi meninjau Kebun Karet dan langsun mewawancarai Edi Umar (60) sebagai orang yang menyadap karet di kebun karet Bumdes Desa Tanjung Raya. Edi mengatakan hasil kebun karet Bumdes Desa Tanjung Raya berkisar antara 70-80 Kg setiap dua minggunya. Menurut Edi, kebun karet BUMDes Tanjung Raya dimulai bulan Januari tahun 2020 dan sudah mulai berjalan sebagai usaha produktif desa.
Setelah melakukan cek fisik BUMDes, Kanda Budi Aliansi melanjutkan pengecekan jalan yang menurut laporan bahwa pembangunan jalan cor Desa Tanjung Raya tidak sesuai. Kanda Budi Aliansi dan Tim Ahli Konstruksi Aliansi Indonesia OKU Timur langsung meninjau dua titik jalan cor beton yang hancur dan melakukan pengukuran.
Ternyata setelah dilakukan cek fisik kerusakan jalan tersebut disebabkan oleh kendaraan dump truk pengangkut tanah dan alat berat yang melintas, padahal belum waktunya jalan tersebut dapat dilewati kendaraan sehingga jalan tersebut hancur dan mengalami kerusakan di dua titik
Atas temuan tersebut Kanda Budi Aliansi langsung melakukan sidak ke lokasi galian C dan mempertanyakan kelengkapan surat izin pengelola, serta SIUP SITU dari galian tanah tersebut karena alat berat dan dump truk pengangkut tanah yang melintas menjadi penyebab kerusakan jalan yang dibangun menggunakan Dana Desa Tanjung Raya.
Kanda Budi Aliansi mengharapkan kepada pihak yang mengelola proyek galian C tersebut untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Desa dan bertanggung jawab terkait perbaikan jalan yang sudah rusak akibat dilewati dump truk pengangkut tanah dan alat berat proyek agar tidak ada yang dirugikan baik dari Pemerintah Desa Tanjung Raya, maupun pihak pengelola galian C.
Kanda Budi Aliansi juga tegaskan untuk sementara waktu pemerintah Desa harus ambil sikap, tutup sementara akses jalan Desa yang dilewati alat berat galian C. Jika masih tetap keras, Tim Aliansi Indonesia OKU Timur siap turunkan ratusan Tim dan bersatu dengan masyarakat Desa Tanjung Raya untuk menutup paksa galian C tersebut yang tidak ada untuk kepentingan Desa, Jika ada yang aksi premanisme, Aliansi Indonesia OKU Timur siap turunkan dari pihak ke Polisian untuk menangkap oknum yang merasa sok hebat tersebut.
Setelah melakukan cek fisik, Kanda Budi Aliansi mengatakan bahwa pemberitaan miring terkait BUMDes dan Jalan cor di Desa Tanjung Raya tidaklah benar adanya. Hal ini berdasarkan lokasi BUMDes berupa kebun karet yang benar berjalan secara produktif, namun terkendala dengan harga karet yang murah. Kemudian Kanda Budi Aliansi juga menjelaskan bahwa jalan cor yang rusak bukan semata diakibatkan terjadi mark up anggaran, melainkan karena kondisi tanah yang labil dipinggir persawahan, Dump Truk dan alat berat yang aktif melintas setiap harinya.
Selanjutnya Kanda Budi Aliansi mengajak seluruh pemerintah Desa Tanjung Raya, Pemerintah Kecamatan Belitang bersama kita wujudkan "Makmur Desaku" dan mendukung Pemerintah untuk mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi demi perubahan OKU Timur.


