Menkeu: Kinerja APBN Baik, Pemulihan Ekonomi Nasional pun Membaik
Pengadaan vaksin 94,5 juta dosis, insentif kepada 941,4 ribu tenaga kesehatan di pusat, dan pembayaran 96,5 juta masyarakat tidak mampu semuanya menggunakan APBN. Realisasi belanja subsidi mencapai Rp64,1 triliun. Jumlah ini untuk realisasi penyaluran 8.848,1 ribu kilo liter bahan bakar minyak (BBM), 4.299,8 juta kilogaram elpiji, 37,68 juta pelanggan listrik, dan 36,6 terrawatt hour (twh) volume konsumsi listrik.
“Ini adalah artinya APBN kembali saya sampaikan hadir di hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat. Dari listrik sampai elpiji sampai bahan bakar sampai kredit usaha sampai pembelian rumah terutama untuk masyarakat masyarakat yang kurang mampu. Itu semuanya diperoleh dari penerimaan negara kita. Inilah makna dari yang disebut negara hadir namun tetap harus dijaga kesehatan dan keberlanjutannya,” pungkas Menkeu. (HUMAS KEMENKEU/UN)

