Memburu Jelawat di Jantung BPBAT (Bagian 3)

Memburu Jelawat di Jantung BPBAT (Bagian 3)
 
LAMPUNG
Jumat, 15 Okt 2021  23:33

"Tentu saja," jawab Yudi. "Di sini kami bahkan melakukannya. Hanya saja, anakan yang dibesarkan memang berasal dari kolam khusus Ikan Gabus."

Kapokja Speslok BPBATGS itu kemudian mengupas hal-hal teknis secara detail di hadapan Fika dan Galih yang terus mencatat dan sesekali balik bertanya.

"Dan hal pertama yang harus dipastikan adalah kondisi air. Kita harus merekayasa kolam agar airnya sama seperti habitat asli gabus," ujar Yudi.

"Lalu bagaimana dengan pakan?" Fika menyela.

"Tergantung usia anakan," jawab Yudi Yustiran yang lantas memaparkan beberapa pola pakan sesuai dengan usia ikan:

Jika usia anakan masih berkisar satu bulan, pakan yang harus disiapkan adalah kutu air. Kemudian satu sampai dua bulan di lanjut dengan jentik nyamuk.

"Setelah ikan berusia dua bulan maka pakan beralih ke PF 200-500," terang Yudi.

Dia juga menegaskan pentingnya  menjaga PH air pada kisaran 6 sampai 8 dengan suhu minimal 25 derajat.

"Tinggi air efisien 50 centimeter," tegas Yudi Yustiran.

<<
1
2
3
4
Berikutnya
Tampilkan Semua
TAG:
#bpbatsg jambi
#kabupaten mesuji
#ikan jelawat
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Indeks Berita