Memburu Jelawat di Jantung BPBAT (Bagian 3)

Memburu Jelawat di Jantung BPBAT (Bagian 3)
 
LAMPUNG
Jumat, 15 Okt 2021  23:33

Pembelajaran Efektif

Selain mendalami budidaya ikan jelawat, sebagian peserta pelatihan yang terdiri dari para pemuda ini juga di arahkan mempelajari budidaya Ikan Gabus.

Kepala Bidang (Kabid) Ikan Budidaya Dinas Perikanan dan Kelautan (DPK) Kabupaten Mesuji, Sean Guritno, yang mendampingi kegiatan itu mengatakan, hal ini dilakukan agar proses pembelajaran bisa lebih efektif.

"Kita berharap sepulang dari sini para pemuda ini bisa menjadi pioner di bidang perikanan untuk memulai pembudidayaan ikan gabus baik di kolam tanah maupun terpal," kata Sean.

Karena itu, Galih dan Fika, dua peserta yang dipercayakan, ditempatkan di ruang khusus Ikan Gabus dibawah bimbingan Ketua Kelompok Kerja Spesifik  Lokal (Kapokja Speslok) BPBATGS, Yudi Yustiran.

Konsep pelatihan sendiri bisa dibilang cukup fleksibel; peserta diajak menuju kolam atau ruang pemijahan dengan materi yang memadukan antara teori dan praktek dalam waktu bersamaan. Dengan cara ini para peserta bisa langsung berinteraksi termasuk menanyakan secara detail hal apa saja sesuai fokus tema.

Budidaya Ikan Gabus dari Alam: Bisa!

Galih yang sudah sejak lama dikepung pertanyaan tentang kemungkinan anakan ikan gabus liar untuk dibesarkan, pada hari itu, sama sekali tak membuang-buang kesempatan.

"Mungkinkah dibesarkan di kolam?" tanya Galih.

<<
1
2
3
4
Berikutnya
Tampilkan Semua
TAG:
#bpbatsg jambi
#kabupaten mesuji
#ikan jelawat
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Indeks Berita