Ketum LAI: Kami Sangat Terbuka untuk Kritik dan Saran
“Namun figur almarhum sebenarnya bisa kita gantikan, bukan dengan orang, karena almarhum tidak akan pernah tergantikan. Melainkan melalui sebuah sistem yang dibangun melalui kebersamaan,” lanjut Irawati.
Dia juga tidak mengharapkan ada figur yang dominan nantinya di DPP LAI.
“Semua pengurus terutama di DPP harus bisa mengedepankan kerendahan hati. Bahwa kita semua adalah sama sebagai pengurus LAI, hanya kebetulan memiliki posisi dan kewenangan tertentu. Tanpa kerendahan hati, LAI tidak akan bisa berubah untuk lebih baik lagi,” ujar mantan Bendahara Umum LAI itu.
Diapun menegaskan, ruang kritik dan saran tidak hanya diberikan kepada pengurus DPP LAI, namun juga dibuka seluas-luasnya bagi anggota dan pengurus di daerah.
“Silakan jika rekan-rekan di daerah ingin memberikan kritik dan saran. Dan untuk lebih baiknya agar bisa terdokumentasikan dengan baik, sebaiknya masukan dikirimkan melalui surat. Kami sangat menunggu masukan-masukan itu,” pungkasnya.

