Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Jawa Barat Bidang Hubungan Masyarakat.
"Saya pingsan, saya baru sadar pas di rumah sakit, malam hari. Pusing banget, mual, mungkin karena air laut terminum," kata Sevina.
"Ternyata bapak polisi itu udah nggak ada (meninggal dunia) pas menyelamatkan saya," imbuh Sevina berlinang air mata.
Sevina mengatakan Anditya adalah pahlawan bagi dirinya. Dia juga menyatakan belasungkawa mendalam bagi keluarga Anditia.
"Saya mau ngucapin belasungkawa, semoga pak polisi itu, pahlawan saya, husnul khotimah," ujar Sevina, kali ini tangisnya pecah.
Nia Puspita, ibu Sevina juga mengutarakan hal senada. Dia mengaku hanya bisa berterima kasih dan mendoakan kebaikan almarhum.
"Saya hanya bisa mengucapkan terimakasih dan semoga almarhum husnul khatimah, keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Kami tak tahu harus bagaimana membalas kebaikannya," kata Nia.
Kepala Desa Tenjowaringin, Idi Abdul Hadi yang juga menengok Sevina menyampaikan dukacita atas meninggalnya Aipda Anumerta Anditia Munartomo.
"Kami atas nama Pemerintahan Desa Tenjowaringin mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah menyelamatkan jiwa warga kami," kata Idi.
Dia juga mendoakan yang terbaik atas kepergian Aipda Anumerta Anditia Munartomo.


