Keberlanjutan Program Presiden Jokowi Sangat Vital untuk Menuju Indonesia Emas 2045

"Pada intinya semua ada di tangan rakyat yang akan menentukan siapa yang akan dipilih menjadi presiden, namun tentu harus ada ikhtiar, harus ada kerja keras, untuk menunjukkan kepada rakyat calon pemimpin yang memilki komitmen tinggi untuk melanjutkan program-program kerja Presiden Jokowi," ujar Andi Hakim.
Dan bagi Pernusa, organ relawan Jokowi sejak Pilgub DKI 2012, calon yang memenuhi kriteria tersebut adalah Prabowo-Gibran.
Sementara itu Mayjen TNI (Purn) Ben Jura Rimba yang juga Dewan Pakar Pernusa menekankan bahwa cita-cita Indonesia Emas 2045 sudah terpetakan di mana peluang-peluangnya, di mana hambatan dan tantangannya serta bagaimana mengatasinya.
"Hambatan dan tantangannya sangat tidak ringan, apalagi terkait hilirisasi itu ya, sehingga butuh kepemimpinan yang kuat, yang tidak gampang digertak dan ditekan baik oleh pihak luar maupun dari dalam yang memiliki kepentingan," kata Ben Hura.
Menurutnya saat ini Indonesia berada di awal sebagai negara maju sehingga sangat berpeluang menjadi negara maju di tahun 2045. Namun Indonesia bisa kembali menjadi negara berkembang seperti negara-negara di Amerika Latin apabila salah melangkah yang diawali dengan salah memilih pemimpin.
"Tahun 2024, 2029 dan 2034 menjadi sangat krusial sebagai road map menuju Indonesia Emas 2045. Jangan sampai salah memilih pemimpin yang sangat beresiko membuat berbagai upaya dan kerja keras pemerintahan Presiden Jokowi menjadi mentah, dan akibat lebih jauh Indonesia justru set-back (mundur)," pungkasnya. (red)


