Advertisement

Kasus korupsi dana desa meningkat, ada yang dipakai karaoke

EKONOMI
Minggu, 05 Mei 2024  13:26
Kasus korupsi dana desa meningkat, ada yang dipakai karaoke
Foto: Ilustrasi

Alokasi dana desa tak selamanya dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya. Direktur Dana Desa, Insentif, Otonomi Khusus, dan Keistimewaan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Jaka Sucipta mengungkapkan bahwa ada beberapa ekses negatif pada dana desa.

”Salah satu ekses negatifnya adalah korupsi. Itu kalau dulu terpusat, dengan era desentralisasi, (korupsi) sampai ke kabupaten/kota, sekarang sampai ke desa. Ini ekses negatif yang menjadi keprihatinan kita semua,” ujarnya pada diskusi media di Jogjakarta (3/5/2024).

Merujuk data Indonesia Corruption Watch (ICW), sejak pemerintah menggelontorkan dana desa pada 2015, tren kasus korupsi di pemerintahan desa meningkat. Pada 2016, ada 17 kasus korupsi di desa dengan 22 tersangka. Enam tahun kemudian, jumlahnya melonjak menjadi 155 kasus dengan 252 tersangka.

Advertisement

Baca juga: Harta melonjak Rp 8,5 Milyar dalam setahun, Dirjen Bea Cukai jadi sorotan

Jaka menegaskan, itulah gambaran betapa buruknya ekses negatif dana desa. ”Ada yang dana desanya dipakai untuk karaoke, dipakai macam-macam lah,” ungkapnya.

Jaka juga mencontohkan beberapa perilaku yang sudah bergeser sebagai akibat ekses negatif dana desa. Dulu warga desa bisa secara sukarela gotong royong membangun desa. Namun, ketika ada suntikan dana desa, kini hanya sebagian warga yang berminat melakukan gotong royong.

Advertisement Jaro Ade

”Dengan adanya dana desa, kemudian jadi transaksional. Memang kami sedang mengkaji dampak dana desa terhadap yang sifatnya tangible asset gitu. Nilai-nilai seperti gotong royong dan sebagainya itu,” jelas dia.

Kemenkeu telah melakukan berbagai upaya untuk menanggulangi ekses negatif tersebut. Begitu didapati adanya temuan penyalahgunaan dana desa, penyalurannya langsung distop. Saat kepala desa (Kades) terjerat kasus, penyaluran dana desa langsung dihentikan sampai pelaksana tugas (Plt) atau pejabat penggantinya ditunjuk.

”Kemudian, ketika terkena kasus korupsi, sebuah desa tidak boleh ikut dalam kompetisi untuk mendapatkan insentif desa. Jadi, salah satu kriteria insentif desa itu tidak ada kasus korupsi di desanya, jadi di-blacklist lah,” tegasnya.

Advertisement

Baca juga: Menkeu: Realisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Januari Capai Rp54,92 Triliun

Meski begitu, Kemenkeu tidak memiliki kewenangan melakukan penindakan atas perilaku menyimpang tersebut. Kewenangan yang dimiliki Kemenkeu terbatas pada penghentian pemberian dana desa hingga pencabutan insentif.

1
2
Berikutnya
TAG:
dana desa
kemenkeu
korupsi

Berita Terkait
1
2
3
4
5
6
7

Waspadai Penyebaran Penyakit ,di Temukan 620 kasus DBD di Kota Tangerang sejak Januari 2024..

Banten   Selasa, 28 Mei 2024  22:48

11 Hari jelang POPDA, Dispora Kota Tangerang Tancap Gas..25 venue 98 persen siap digunakan..

Banten   Selasa, 28 Mei 2024  22:21

Polresta Bogor Kota ringkus Abah Oyan pemilik warung yang cabuli 11 anak

Daerah   Selasa, 28 Mei 2024  20:53

Golkar jalan bareng PDI-P usung Jaro Ade, Adian Napitupulu berharap Pilbup Bogor kondusif

Daerah   Selasa, 28 Mei 2024  20:24

Polresta Bogor Luncurkan Aplikasi Sikasep Lapor Kehilangan Tak Perlu Datang ke Kantor Polisi..

Daerah   Selasa, 28 Mei 2024  20:17

Pelayanan Perumda Tirta Benteng kini Hadir digerai MPP DPMPTSP

BANTEN   Selasa, 28 Mei 2024  20:08

Polri resmi terbitkan SIM C1, fahami bedanya dengan SIM C biasa

NASIONAL   Selasa, 28 Mei 2024  19:23

Polres Ogan Ilir Diduga Tidak Profesional Dalam Penetapan Pasal 170 Terhadap M.Ali dan Windy,..

SUMSEL   Selasa, 28 Mei 2024  16:04

Transparansi PPDB 2024 di SMA Negeri 18 Palembang Disambut Positif oleh Masyarakat

SUMSEL   Selasa, 28 Mei 2024  15:56

Sinergi Cerahkan Umat, Dai Palembang Darussalam Dapat Pembekalan Singkat

SUMSEL   Selasa, 28 Mei 2024  15:48

Ratusan Wartawan Sukabumi Geruduk Kantor DPRD Kab. Sukabumi Menolak Revisi RUU Penyiaran

JABAR   Selasa, 28 Mei 2024  15:06

Presiden Hadiri Inaugurasi Ansor dan Pelantikan Pengurus Pusat GP Ansor 2024-2029 di GBK

NASIONAL   Selasa, 28 Mei 2024  13:40

Tanggapi protes Tapera, Jokowi: Seperti dahulu BPJS semua ramai, nanti akan rasakan manfaatnya..

NASIONAL   Selasa, 28 Mei 2024  13:33

Tingkatkan Kemampuan Prajurit, Kodim 1016/Plk Gelar Latihan PHH

KALTENG   Selasa, 28 Mei 2024  12:28

FLI : "Pihak Sekolah harus ikut bertanggung Jawab, bila ada kasus Perudungan Saat Masih..

BANTEN   Selasa, 28 Mei 2024  11:00

Reza: Program CCTV Desa Itu Berdasarkan Ide Bupati Musi Rawas

SUMSEL   Selasa, 28 Mei 2024  08:20

Usai diperiksa penyidik, Linda teman Vina Cirebon: semoga kasusnya cepat selesai, kasihan banyak..

HUKUM   Selasa, 28 Mei 2024  07:13

Ratusan mobil dinas Pemprov Banten senilai Rp25 M hilang

TIPIKOR   Selasa, 28 Mei 2024  06:33

Kapolresta Bogor Kota Pimpin Apel Gabungan TNI, Polri dan Sat Pol PP, Dalam Mencegah Gangguan..

DAERAH   Senin, 27 Mei 2024  22:04

SMAN 17 Palembang Terbaik Lomba Perpustakaan Tingkat Sumsel

SUMSEL   Senin, 27 Mei 2024  21:39

Deklarasi PPDB Tahun 2024/2025 di Palembang: Ratu Dewa Tekankan Pentingnya Validitas Data dan..

SUMSEL   Senin, 27 Mei 2024  21:25

Gercep Polisi Ungkap Peran 3 Pembobol ATM Picu Kebakaran Minimarket di Bogor

DAERAH   Senin, 27 Mei 2024  21:19

H. Asep Japar Melangkah Mantap Dengan Dukungan H.Marwan Hamami

JABAR   Senin, 27 Mei 2024  21:03

Polsek Bogor Barat menempatkan standing banner nomor pengaduan Polresta Bogor Kota

DAERAH   Senin, 27 Mei 2024  20:44

Hotman Paris upload video arwah Vina kembali rasuki Linda untuk kedua kali

HUKUM   Senin, 27 Mei 2024  20:28
Selengkapnya
Bagikan Facebook
Bagikan X
Bagikan Whatsapp
Bagikan Telegram
Copy Link