Jaga Produksi, Kementan Siapkan Antisipasi Hadapi Kekeringan

Jaga Produksi, Kementan Siapkan Antisipasi Hadapi Kekeringan
 
EKONOMI
Minggu, 12 Agu 2018  18:53

Selain itu, luas petanaman bulan Juni sebagai awal kemarau tahun 2018 mencapai 984.234 hektare, juga masih lebih baik dibandingkan pada bulan yang sama tahun lalu yakni seluasi 933.390 hektare.

“Peningkatan ini penting karena di beberapa tempat yang menurut BMKG mengalami kemunduran musim kemarau, Kementan berkomitmen melakukan percepatan tanam padi di beberapa wilayah, terutama yang masih bisa memanfaatkan hujan,” terangnya.

Penerapan Teknologi

Di beberapa wilayah yang memang sudah mengalami kekeringan, Kementan sudah melakukan langkah langkah dengan memanfaatkan hasil inovasi petanian yang cocok untuk dilakukan pada musim kering.

Salah satu contoh pertanaman lahan kering yang sudah dimulai adalah di lokasi petani binaan, Poktan Berkarya, di Kelurahan Lobusona, Kecamatan Rantau Selatan, Labuhan Batu, Sumatra Utara.

Direktur Serelia, Ditjen Tanaman Pangan, Kementan Bambang Sugiharto menjelaskan pihaknya telah mendorong petani untuk menggunakan bibit unggul khusus lahan kering yakni Inpari 32.

“Wilayah Labuhan Batu menargetkan 10.000 ha perluasan areal tanam baru padi lahan kering selesai tanam bulan September 2018. Langkah ini untuk tetap menjaga produksi padi di daerah Sumatera Utara yang notabenenya sentra beras,” paparnya.

Bambang juga menyatakan, alokasi bantuan Kementan untuk lahan kering di Sumatra Utara meliputi luas 124.701 hektare. Luas tertanam sampai dengan hari ini seluas 32.079 hektare dengan, sehingga dibutuhkan target luas tambah tanam harian Agustus 2018 di Sumut minimal 3.500 ha.

Wilayah yang mempunyai potensi besar pertanaman padi lahan kering di Sumatra berada di Madina, Simalungun, Deli Serdang, Langkat, Serdang Bedagai, dan Labuhan Batu Utara.

<<
1
2
3
Berikutnya
Tampilkan Semua
TAG:
#kementerian pertanian
#pangan
#kekeringan
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Indeks Berita