Gagal Panen Mengintai Mesuji (Bagian 2)
“Siap, Pak!” sahut Hartopo.
“Maksud saya, kalau bisa perbaikan ini dilanjutkan hingga 800 meter lagi agar sampai ke pemakaman.”
Hartopo kemudian mengiyakan dan pembicaraan segera berlanjut ke permasalahan gagal panen seperti pada dua desa sebelumnya.
"Harus dilakukan pendataan berikut estimasi kerugian, Pak Kades," kata Ngadiman.
“Akan kami laksanakan secepatnya, Pak!” kata Micos dengan mimik sangat serius.
“Nanti bisa berkoordinasi dengan Desa Sidang Iso Mukti dan Desa Sidang Way Puji,” timpal Hartopo.
“Siap, Pak!”
Meski berlangsung cukup hangat, ombrolan di pos ronda itu tidak memakan waktu lama sebab waktu semakin senja dan kami masih harus menemui satu Gapoktan lagi. Hartopo dan Ngadiman kemudian berpamitan setelah menghabiskan tiga buah kelapa muda yang sengaja dibawa Kades Micos dan keduanya benar-benar menghabiskan airnya.
“Selain penghilang dahaga, mudah-mudahan kelapa muda ini bisa jadi obat Corona,” kata Micos yang segera kami sambut dengan gelak tawa. (BERSAMBUNG)

