Gagal Panen Mengintai Mesuji (Bagian 1)

Gagal Panen Mengintai Mesuji (Bagian 1)
 
LAMPUNG
Minggu, 08 Agu 2021  20:58


“Sudah puluhan hektar yang mengalami gagal panen, Pak,” lapor Giatno.


“Ya. Kami juga sudah mendengar,” sela Ngadiman. “Karena itulah, nanti kita sama-sama akan cek lokasi dan kami minta, setelah ini, kawan-kawan Gapoktan dapat membuat laporan secara resmi berikut rincian luas hamparan yang terkena, juga estimasi tingkat kerugian,” Ngadiman memperjelas maksudnya.

285x450

Laporan tertulis itu, ditambahkan Hartopo, nantinya akan menjadi dasar survey lokasi lintas instansi, selain juga sebagai kajian apakah kondisi ini layak berstatus menjadi Bencana Daerah.


“Oleh karenanya, laporan secara detail berikut foto lokasi yang terdampak kekeringan menjadi hal yang sangat penting bagi Pemerintah Daerah kita,” kata Hartopo.


Usai melakukan beberapa dialog dengan para anggota Gapoktan yang lain, kegiatan kemudian berlanjut ke beberapa titik lokasi persawahan Desa Sidang Iso Mukti. Hartopo sempat menanyakan keadaan kanal yang tampak penuh air dengan kondisi kekeringan yang dimaksudkan yang itu membuat keningnya agak berkerut.


Giatno berkata: “Air memang masih ada, Pak. Tapi kondisinya sudah asin.”


“Dan jika dialirkan ke sawah, maka padi akan lebih cepat menemui kematian,” sahut salah satu anggota Gapoktan.


Hartopo dan Ngadiman terdiam beberapa saat dan tanpa berpikir panjang lagi, keduanya kemudian segera melompat ke dalam sawah yang sebagian besar padinya sudah mati dan kering.

<<
1
2
3
4
Berikutnya
Tampilkan Semua
TAG:
#dprd mesuji
#rawajitu utara
#kekeringan
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Indeks Berita