Forum Masyarakat Berdaya (FMB) Menggelar FGD Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Ngorok Pada Hewan Ternak

Forum Masyarakat Berdaya (FMB) Menggelar FGD Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Ngorok  Pada Hewan Ternak
Forum Masyarakat berdaya di acara FGD
SUMSEL
Rabu, 29 Mei 2024  07:20

" Selain di kandang, makanan hewan ternak ini juga harus seimbang, selain itu supaya bisa tetap sehat, pastikan jua hewan ternak ini divaksin dan mengontrol kesehatan dari hewan ternak tersebut.

Semua langkah ini, akan kita libatkan pihak desa dan badan jua dinas terkait. Karena semua harus berjalan bersama dan tidak bisa sepihak saja," ulasnya. 

Sementara itu, Dr. drh. Jafrizal M.M selaku Ketua PDHI Sumsel mengatakan, Kejadian yang menimpa kerbau rawa si OKI beberapa waktu lalu, bukan karena virus melainkan karena bakteri yang dialami oleh kerbau rawa atau yang dilepas liar oleh pemiliknya. Kejadian ini terjadi terutama di musim penghujan, yang mana bakteri yang menjangkiti kerbau yakni Septicaemia Epizootica ini banyak ditemui di kawasan rawa.

Di samping itu, di dalam kubangan air, bakteri tersebut bisa bertahan hidup hingga 10 hari. Selain itu, penyebarannya ataupun penularannya juga sangat cepat, sehingga hal ini menyebabkan kerbau banyak mati. 

Di samping bakteri SE, masih kata Jafrizal tadi, setidaknya ada 18 penyakit hewan ini yang perlu diwaspadai oleh peternak atau pemilik hewan, terutama di musim hujan mendatang.

Jangan sampai, karena fokus di dalam penanganan satu penyakit, maka belasan penyakit lainnya terabaikan. Maka yang paling nyata dan bisa ditemui matinya hewan ternak tersebut. 

"Saat bakteri SE ini menjangkiti kerbau tadi, fokus petani pada penyakit mulut dan kuku (PMK) serta LSD, namun faktanya terjadi di lapangan, kerbau tadi banyak mati terkena bakteri SE yang penularannya sangat cepat tersebut. Untuk solusinya, yakni pemberian vaksin dan pakan ternak yang baik. Bukan hanya itu, kondisi lingkungan juga menjadi point' yang sangat penting di dalam upaya meminimalisir penyakit pada ternak," terang Jafrizal. 

Ditempat yang sama, Abdul Kholek, S.sos., M.A selaku akademisi dari Unsri mengatakan,untuk kegiatan FGD ini saya dari Akademisi dari bidang sosial atau sosiologi, menyampaikan materi tentang bagaimana program-program ini bisa berpihak pada petani, kemudian pada peternak dan juga nelayan.

Yang artinya keberpihakan itu yang sangat dibutuhkan oleh apa namanya oleh petani peternak dan nelayan dalam rangka Untuk mensupport hal-hal yang tidak diinginkan.Terutama kematian ternak karena karena sebuah penyakit, artinya harus ada kerangka apa namanya ideal yang dibangun oleh pemerintah.

<<
1
2
3
4
5
Berikutnya
Tampilkan Semua
TAG:
#hewan ternak
#fmb
#fgd
#sumsel
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Indeks Berita