Kisruh Truk Tambang di Parungpanjang, KDM: Tak Ada Toleransi, Tak Patuh Saya Tutup

Kisruh Truk Tambang di Parungpanjang, KDM: Tak Ada Toleransi, Tak Patuh Saya Tutup
Petugas dari Satlantas mengatur arus lalu lintas dalam aksi mogok sopir truk tambang di Jalan Legok-Parungpanjang.
DAERAH
Sabtu, 20 Sep 2025  11:58

"Kalau dia tidak mentaati peraturan jam operasi dan operasinya merugikan masyarakat, meresahkan, bahkan truk-truk besarnya hari ini itu menggunakan jalan provinsi yang baru dibangun dengan dana ratusan miliar," tutur KDM.

"Bagi saya, enggak ada toleransi lagi. Kalau tidak mau berubah sikap pengusahanya, cenderung hanya mementingkan dirinya sendiri, kepentingannya sendiri, tidak memperhatikan aspek-aspek ketertiban, keamanan, keselamatan orang lain, maka akan saya tutup," tambahnya.

Dikutip dari Antara, aksi mogok sopir truk dilakukan pada Kamis (18/9) mulai pukul 18.15 WIB hingga 20.45 WIB. Aksi ini sempat membuat kemacetan hingga 2 kilometer.

Aksi itu berakhir setelah warga resah dan meminta para sopir truk menghentikan aksi mereka.

<<
1
2
Tampilkan Semua
TAG:
#parung panjang
#truk tambang
#kdm
#dedi mulyadi
#bogor
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Indeks Berita