Diresahkan Warga dan Sopir, Sepanjang SPBU Perbatasan Sragen-Jatim di Duga Bergentayangan Para Pengangsu BBM Subsidi
Lanjut mereka, kegiatan pengambilan atau mengangsu BBM bersubsidi di berbagai SPBU yang dilakukan oleh oknum tersebut dibenarkan beberapa waktu lamanya sempat berhenti, akan tetapi saat ini sudah aktif kembali dengan di duga ada 10 lebih SPBU khususnya diwilayah barat Jawa Timur itu.
Pihak warga masyarakat dan para sopir hanya bisa berharap, adanya pengawasan ketat dan sanksi tegas dari pihak BPH Migas atau Pertamina kepada semua SPBU tersebut. Hal itu karena sudah bentuk pembiaran yang dilakukan oleh aparat hukum, apalagi terhadap pembeli BBM subsidi yang sudah melampaui batas wajar aturan, yang bertujuan untuk memperkaya diri bagi sindikat BBM bersubsidi.
"Saya selaku sopir saksi mata melihat sendiri, ini saya sebutkan beberapa SPBU yang transaksi begitu, yaitu daerah terminal Maospati, daerah Taman Ria, Maron, Bendo, Bulu Sukomoro, Srogo Panekan, Baron Secata, Plaosan, seputar Magetan dan lainnya. Bahkan saya juga pernah lihat kalau truk itu masuk ke kawasan gudang di daerah Jiwan. Namun, saya tak berani melapor karena takut jika oknum backing para sindikat itu."imbuhnya.


