Butuh Persatuan dan Kekompakan Menuju Indonesia Maju, Rekonsiliasi Pasca Pilpres Diharapkan Terwujud
"Jika oposisi terlalu kuat, bayangkan saja pemerintah akan terlalu banyak menghabiskan waktu dan energi untuk menghadapi kelompok oposisi, karena apa-apa akan ditentang kalau perlu dijegal. Terus kapan kerjanya, kapan membangunnya, kapan negara kita bisa majunya?" kata dia.
Dia mengajak kepada seluruh komponen bangsa untuk jujur bahwa kita sama-sama belum siap berdemokrasi seperti negara-negara maju.
"Kita baru benar-benar berdemokrasi mulai tahun 1998. Ini masih sebuah proses menuju kematangan berdemokrasi baik elite politiknya, pakar-pakarnya, aktifisnya hingga masyarakatnya," imbuh Andi Hakim.
Dia berharap rekonsiliasi dan koalisi besar bisa terwujud di penerintahan Prabowo-Gibran mendatang.
"Tentu oposisi juga kita butuhkan, namun jangan terlalu besar dan terlalu kuat," pungkasnya. (*)


