Advertisement

Bisakah hubungan badan yang didasari "mau sama mau" seperti kasus Hasyim Asy'ari dan Cindra Aditi dipidanakan?

POLITIK
Jumat, 05 Jul 2024  14:09
Bisakah hubungan badan yang didasari "mau sama mau" seperti kasus Hasyim Asy'ari dan Cindra Aditi dipidanakan?
Foto: Cindra Aditi (tengah) saat menghadiri sidang di Ruang Sidang DKPP, Jakarta, Rabu (3/7/2024).

Cindra Aditi Tejakinkin, yang menjadi korban dugaan kasus asusila oleh mantan Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari, masih mempertimbangkan untuk melaporkan kasus ini ke polisi.

Kuasa hukum Cindra Aditi, Aristo Pangaribuan, mengungkapkan bahwa pihaknya masih menimbang-nimbang langkah selanjutnya terkait kasus ini, karena proses hukum yang melelahkan secara emosional menjadi salah satu pertimbangan utama.

Selain itu, karena kliennya tidak berdomisili di Indonesia, Aristo menyatakan bahwa Cindra Aditi masih dalam posisi ragu-ragu.

Baca juga:
Jokowi akhirnya buka suara terkait pemecatan Ketua KPU Hasyim Asy'ari
Iffa Rosita gantikan Hasyim Asy'ari di KPU, Mochammad Afifuddin menjadi Plt Ketua

Yang menjadi pertanyaan adalah, bisakah hubungan badan (seksual) antar sesama orang dewasa yang dilandasi mau sama mau dikenai sanksi pidana?

Ketika ditanyakan kepada Staf Ahli Lembaga Aliansi Indonesia, Muhammad Safei,  Jumat (5/7/2024), dia mengatakan dengan tegas, bisa!

Advertisement Jaro Ade

"Hubungan seksual antar sesama orang dewasa itu ada 2 kemungkinan, pertama masalah perzinahan. Kita tidak ngomong dalam konteks ini ya, tapi dalam konteks kemungkinan kedua yaitu perkosaan atau kekerasan seksual," ujarnya.

Yang bisa membuat hubungan seksual yang dilakukan secara sadar dan didasari mau sama mau dianggap sebagai tindak pidana kekerasan seksual adalah frasa "relasi kuasa" dalam hubungan tersebut.

Baca juga:
Korban rayuan Hasyim Asy'ari, CAT: Butuh proses dan keberanian untuk mengadukan ke DKPP
Fakta persidangan DKPP, hubungan badan Hasyim Asy'ari dengan pelapor benar terjadi

"Jika ditemukan unsur 'relasi kuasa', maka yak, bisa dipidanakan karena jatuhnya adalah kekerasan seksual, meskipun dasarnya mau sama mau. 'Relasi kuasa' ini lah yang membuat unsur kekerasan atau paksaan bisa terpenuhi," jelasnya.

Dia menambahkan, "Kekerasan di sini bukan dalam arti kayak rudapaksa itu ya. Paksaannya pun bukan paksaan yang disertai ancaman semisal 'gue bunuh lu kalau nggak mau'. Bukan begitu, tapi keterpaksaan akibat adanya 'relasi kuasa' tadi."

1
2
Berikutnya
TAG:
#cindra aditi
#hasyim asy'ari
#dkpp
#kpu

Berita Terkait
1
2
3
4
5
6
7

Diduga angkut Minyak hasil ileggal Drilling,Mobil Pick UP Terbakar!!!

Sumsel   Minggu, 21 Jul 2024  07:18

Resmi, Daftar 98 Pinjol yang berijin di OJK per 12 Juli 2024 ,beserta Kriterianya

Banten   Sabtu, 20 Jul 2024  23:03

Nelayan temukan puing helikopter Polri yang jatuh di Belitung Timur

Babel   Sabtu, 20 Jul 2024  19:56

Dandim 1016/Plk Beserta Anggota Ikuti Syukuran HUT ke-66 Kodam XII/Tpr di Korem 102/Pjg

Kalteng   Sabtu, 20 Jul 2024  18:14

Tujuh Partai Non Parlemen Deklarasi Dukung Jaro Ade di Pilbup Bogor 2024, Siap Wujudkan Pemerintah..

Bogor Raya   Sabtu, 20 Jul 2024  17:39
Apes, pencuri cabai ditangkap warga dan dihukum makan cabai 1 ember
Pemkab OKU Timur Menggelar Kegiatan Isbat Nikah Terpadu Tahun 2024
Kasus PTSL di Cinangneng ternyata hanya daur ulang cerita lama
SMKN 6 Palembang: Membentuk Generasi Unggul melalui MPLS 2024

Rehab Rumah Dinas Walikota Jadi Rumah Aspirasi Rakyat, Pemkot Palembang Sambut Baik Dukungan..

SUMSEL   Sabtu, 20 Jul 2024  07:32

Minimalisir Tindak Kekerasan Perempuan, DPPPA Adakan Advokasi Kekerasan Berbasis Gender Dilingkungan..

BANTEN   Sabtu, 20 Jul 2024  06:05

Camat larompong terdepan Gelar Bimtek, penguatan SISMOIP - Qris Dinamis dan tata cara pembayaran..

LUWU UTARA   Jumat, 19 Jul 2024  15:45

Kejari Muba Fasilitasi Perdamaian - Restorative Justice

SUMSEL   Jumat, 19 Jul 2024  14:36

Proyek Pembangunan Penahan Tanggul Banjir Desa Upang Cemara terindikasi Markup serta diduga..

SUMSEL   Jumat, 19 Jul 2024  14:31

Ormas GMX DIY-Jateng Pasang Badan untuk Korban Kasus Asusila Di Kaliatukranggan Purworejo

JATENG   Jumat, 19 Jul 2024  11:08

Fokus Tangani Stunting, Kecamatan Jatiuwung Berikan Pelatihan Penyiapan PMT Berbahan Lokal..

BANTEN   Jumat, 19 Jul 2024  09:53

Festival Cisadane 2024,Sediakan sajian Hiburan, Kuliner dan Stand Layanan Publik

BANTEN   Jumat, 19 Jul 2024  09:03

Antisipasi Pohon Tumbang, Satgas Kecamatan Cileduk Gerak Cepat Pangkas Pohon

BANTEN   Jumat, 19 Jul 2024  08:39

Silaturahmi Humas Polda Dengan Wartawan, Harap Terjalin Sinergisitas

SUMSEL   Jumat, 19 Jul 2024  08:12

MPLS di SMAN 8 Palembang Berjalan Lancar, Fokus Pada Anti Kekerasan dan Lingkungan Aman

SUMSEL   Kamis, 18 Jul 2024  18:41

SMAN 4 Palembang Sambut Siswa Baru: Harapan dan Panduan Orang Tua di Tahun Ajaran 2024-2025..

SUMSEL   Kamis, 18 Jul 2024  18:17

Polisi diminta usut dugaan Kepemilikan senpi serta adanya penyalahgunaan narkoba korban Ha,..

SUMSEL   Kamis, 18 Jul 2024  13:03

BAZNAS Kab. Sukabumi Menyalurkan Bantuan Kursi Roda Untuk Warga Wilayah Jampang

JABAR   Kamis, 18 Jul 2024  12:35

SP Penyidikan Diterbitkan Sebelum LP, Sesuai SOP Kepolisiankah?

SUMSEL   Kamis, 18 Jul 2024  12:16

Beasiswa Tangerang Cerdas Tanggulangi Anak Putus Sekolah

BANTEN   Kamis, 18 Jul 2024  10:43

Gebyar Muharram Ponpes Azzainiyah dan Milad PSI, Bupati Sukabumi "Jadikan Semangat Menjadi..

JABAR   Rabu, 17 Jul 2024  21:29

KPK tetapkan Walikota Semarang, suaminya dan Ketua Gapensi menjadi tersangka

TIPIKOR   Rabu, 17 Jul 2024  20:41

Perumda Tirta Benteng akan terima 51 ribu pelanggan baru dari Perumdam TKR, Saat ini Targetkan..

BANTEN   Rabu, 17 Jul 2024  17:40

Buku SIMI Penyu Yang Kuat, Bukti Kepedulian Bunda PAUD Kab. Sukabumi, Ini Kata Penerbit Erlangga..

JABAR   Rabu, 17 Jul 2024  17:28
Selengkapnya