Awal Tahun 2023, Kodim Sragen Gelar Perdana TMMD Tepat di Desa Bukuran Kalijambe

Awal Tahun 2023, Kodim Sragen Gelar Perdana TMMD Tepat di Desa Bukuran Kalijambe
Kodim 0725/Sragen menggelar TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Sengkuyung I ditahun 2023. (Dok)
SOLO RAYA
Kamis, 11 Mei 2023  11:17

Cor Jalan Desa Bukuran, Kecamatan Kalijambe sepanjang 675 x 2,5 x 0,12 meter, RTLH 6 unit, Jamban 8 unit, sedangkan kegiatan non fisik berupa sosialisasi Prokes Covid 19, Sosialisasi pencegahan stunting, Sosialisasi Posyandu dan Pos Bindu, Wasbang, Binkamtibmas, penyuluhan pertanian dan peternakan. 

"Tak ketinggalan kami juga sampaikan banyak terima kasih yang sebesar-besarnya terhadap : UPT-PK, PDAM, PMI, Baznas, Bank Jateng, Bank BRI, Bank Woori Saudara, BPR BKK Karangmalang, BPR Djoko Tingkir, BPRS Sukowati dan Bengkel Terpadu Kabupaten Sragen lainya, serta semua pihak dan elemen masyarakat terutama TNI yang telah membantu secara moril dan materiil, karena berkat kerja keras dan kesungguhan dari semua unsur, dengan harapan kegiatan TMMD dapat terselenggara dengan aman dan lancar sesuai dengan rencana," ungkapnya. 

Disisi lain, program TMMD kali ini juga menggunakan sistem "BOTTOM UP PLANNING" yaitu proses perumusan pembangunan yang dilakukan secara berjenjang dari level desa hingga Kabupaten/Kota, yang memenuhi aspek kesejahteraan masyarakat dan bermanfaat untuk pertahanan negara.

TMMD selama ini telah membantu Pemerintah Daerah dalam akselerasi pembangunan yang akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan fisik maupun sasaran non fisik guna memantapkan Kemanunggalan TNI-Rakyat dalam rangka menyiapkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh terutama untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas SDM di Jawa Tengah.

Kemudian TMMD ini telah mempercepat pembangunan desa terutama untuk daerah tertinggal, terpencil/terisolir, perbatasan, pulau-pulau kecil terdepan, kumuh perkotaan yang belum tersentuh oleh pembangunan dan daerah yang terkena dampak bencana alam. Hasil pekerjaan fisik dan non fisik TMMD tentunya telah banyak memberikan dampak positif bagi kemajuan Jawa Tengah.

Melalui TMMD ini, diharapkan adanya semangat kolektifitas, kerja-kerja kolosal serta persatuan dan kesatuan seluruh elemen masyarakat yang ada. Membangun sarana prasarana, fasilitas umum dan sosial yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat desa. Suroto juga mengingatkan, bahwa di tengah wabah virus corona yang melanda ini, kewaspadaan perlu dilakukan, tapi jangan terus khawatir berlebihan dan budayakan hidup bersih sehat.

"Saya juga berharap, TMMD kali ini bisa disisipkan aneka program yang menggugah ke-Indonesia-an kita, wawasan kebangsaan dan nilai-nilai nasionalisme. Ini penting mengingat maraknya hoaks, perundungan (bullying) dan ujaran kebencian yang muncul di tengah kehidupan kita dan berpotensi memecah belah bangsa. Di tengah revolusi industri 4.0, mari kita berdayakan, edukasi masyarakat pentingnya literasi digital, agar bijak bermedsos, saring sebelum sharing. Mari kita sadarkan masyarakat tentang arti penting persatuan dan kesatuan bangsa demi Indonesia Jaya. Dwitunggal TNI-Rakyat melalui TMMD, saatnya kita lanjutkan karya bhakti dan pengabdian pada Ibu Pertiwi. Bersama kita tingkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan di negeri ini." imbuhnya. 

Dilokasi yang sama, Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Yoga Yastinanda, S.I.P juga menuturkan, TMMD merupakan program TNI untuk membantu Pemerintah Daerah guna mempercepat akselerasi didaerah terpencil agar setara dengan desa lainnya serta memelihara dan meningkatkan gotong royong serta kemanunggalan TNI - Rakyat. 

"TMMD akan dilaksanakan selama 30 hari kedepan terhitung mulai pembukaan hari ini dan rencana ditutup pada 08 Juni 2023, Saya berharap seluruh pekerjaan selesai pada waktu yang telah ditentukan, " Tegasnya.

<<
1
2
3
Berikutnya
Tampilkan Semua
TAG:
#tmmd
#perdana
#2023
#kodim
#sragen
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Indeks Berita