Kelangkaan BBM di SPBU Massila sulitkan petani di Cacabala, Pinrang

Kelangkaan BBM di SPBU Massila sulitkan petani di Cacabala, Pinrang
Antrian panjang di SPBU Massila.
SULSEL
Kamis, 03 Sep 2026  13:48

PINRANG, Aliansi news Id- - Rabu, 2 September 2026-- Perjuangan petani di musim kemarau kembali jadi sorotan. Di Cacabala, Kel. Pekkabata, Kec. Duampanua Kabupaten Pinrang, ibu tani ini harus tidur 3 malam di sawah dan menarik selang sepanjang 200 meter dari Sungai Saddang demi menyelamatkan padi. Ironisnya, perjuangan itu terhambat kelangkaan BBM di SPBU Massila.

Hasil pantauan jurnalis Aliansi news Id di lapangan, antrean kendaraan di SPBU Massila masih mengular hingga larut malam. Stok Pertalite dan Bio Solar sering kosong tanpa kepastian.

Salah satu tani asal Cacabala menceritakan pahitnya kondisi saat ini dengan nada kecewa.  

"Saya datang ngantri di SPBU massila ini mulai pagi sampai tengah malam kadang dapat kadang tidak. Termasuk malam ini ngantri sampai tengah malam. Ada yang bolak balik ngisi jerigen sedangkan kami susah sekali dapat BBM," ungkapnya.

Padahal kebutuhan BBM di sawah sangat mendesak dan besar.  

"Kami pompa air mulai pagi sampai tengah malam jadi kami butuhkan 10 liter pertalite untuk sekali pompa air. Kami pompa dari sungai Saddang dengan jarak 200 meter ke persawahan kami," jelasnya.

Untuk menghemat, para petani punya strategi sendiri

"Kalau kami pompa air kami kasi luber memang airnya agar bisa meresap air kedalam jadi bisa sekitar 3 atau 4 hari baru pompa lagi," lanjutnya.

Bahkan demi menjaga mesin pompa tetap hidup, ia mengaku rela bermalam di pematang.  

1
2
3
Berikutnya
Tampilkan Semua
TAG:
#cacabala
#pinrang
Lembaga Aliansi Indonesia
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Indeks Berita