Sepekan kasus pembunuhan satpam Jatiluhur masih gelap, KDM desak polisi segera ungkap

Sepekan kasus pembunuhan satpam Jatiluhur masih gelap, KDM desak polisi segera ungkap
Garis polisi terpasang di lokasi penemuan mayat seorang sekuriti di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Sabtu (25/6/2026).
HUKUM
Rabu, 29 Jul 2026  11:40

Satreskrim Polres Purwakarta, Jawa Barat, hingga sepekan ini belum berhasil mengungkap pelaku di balik kematian Sumarna (40), satpam objek vital waduk Jatiluhur.

Polisi menyebut pengungkapan kasus kematian satpam ini terkendala minimnya saksi saat kejadian dan juga minimnya kamera pengawas (CCTV) di objek vital bendungan Jatiluhur.

Meski demikian, berbagai upaya terus dilakukan oleh jajaran Satreskrim Polres Purwakarta, untuk bisa secepatnya mengungkap dugaan pembunuhan tersebut.

Diketahui, jasad Sumarna ditemukan dengan posisi tangan terborgol dan tenggelam di danau Jatiluhur pada Jumat (24/7/2026) lalu.

Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara mengatakan, polisi masih terus melakukan penyelidikan mendalam terhadap kasus kematian satpam Jatiluhur, termasuk menganalisa hasil autopsi dan menganalisis hasil percakapan pada gawai milik korban.

"Hingga saat ini polisi telah memeriksa lebih dari 15 orang saksi, terdiri dari keluarga, rekan korban, hingga memeriksa anggota geng motor yang sempat dikaitkan dengan kematian korban" ujar AKP I Made Purwantara.

Sebelumnya Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendatangi Mapolres Purwakarta untuk mendesak polisi segera mengungkap pelaku pembunuhan satpam Jatiluhur tersebut.

"Saya sebelum menemui kasat Reskrim Polres Purwakarta untuk menanyakan perkembangan kasusnya, terlebih dahulu mendatangi rumah duka untuk memberikan ucapan bela sungkawa kepada keluarga korban," ujar Dedi Mulyadi.

Dedi mengatakan, pengungkapan kasus satpam Jatiluhur secara cepat diperlukan agar masyarakat Jawa Barat mendapatkan rasa aman dan nyaman.

1
2
Berikutnya
Tampilkan Semua
TAG:
#jatiluhur
#purwakarta
#pembunuhan
#dedi mulyadi
#kdm
Lembaga Aliansi Indonesia
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Indeks Berita