Akhir sebuah era, perpisahan Lionel Messi lebih menyedihkan ketimbang kekalahan Argentina
Saenz mengaku lahir dan tumbuh ketika Messi telah menjadi bagian penting dari tim nasional.
Oleh karena itu, berakhirnya perjalanan Messi pada Piala Dunia juga terasa seperti berakhirnya bagian dari kehidupan generasinya.
“Saya lahir ketika Messi bermain dan sekarang era itu berakhir,” ujarnya.
Suporter tetap beri penghormatan
Meski kecewa, para pendukung tetap memberikan tepuk tangan kepada Messi dan seluruh pemain Argentina setelah pertandingan berakhir.
Cichero mengaku tidak puas dengan penampilan tim, strategi pertandingan, pergantian pemain, hingga keputusan wasit.
Namun, ia tetap merasa sedih karena Messi gagal menutup kiprahnya di Piala Dunia dengan gelar juara.
Abel Torres, pensiunan berusia 62 tahun yang mengenakan topi badut biru-putih dan meniup vuvuzela sepanjang pertandingan, menangis ketika mengenang perjuangan Argentina.
“Argentina telah memberikan segalanya. Hari ini menunjukkan karakter kami. Meski menghadapi kesulitan dan berbagai rintangan, kami selalu bangkit kembali,” tuturnya.


