Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama disebut terima Rp 21 M, KPK tindak lanjuti
Dalam setiap pemberian, John mengaku mengalokasikan Rp 3 miliar untuk kode BC1, Rp 2 miliar untuk BC2, dan Rp 1 miliar untuk BC3.
Dengan pola pemberian yang berlangsung tujuh kali, total dana yang diduga mengalir mencapai Rp 21 miliar kepada Djaka Budhi Utama, Rp 14 miliar kepada Rizal, dan Rp 7 miliar kepada Sisprian Subiaksono.
Jaksa KPK juga mengungkap akumulasi pemberian pada Juli 2025 mencapai Rp 8,2 miliar, sementara pada periode Agustus 2025 hingga Januari 2026 nilainya mencapai Rp 8,95 miliar setiap bulan dengan pembagian yang sama.
Di hadapan majelis hakim, John Field menegaskan kode-kode tersebut diperoleh dari Orlando Hamonangan yang saat itu menjabat sebagai kasi Intelijen DJBC.
Ia mengaku yakin uang yang diberikan benar-benar sampai kepada pihak yang dituju karena tidak pernah menerima keluhan dari Orlando terkait penyaluran dana tersebut.
“Tidak pernah,” jawab John saat ditanya jaksa mengenai kemungkinan adanya keluhan uang tidak sampai kepada penerima yang dimaksud.
Jaksa kemudian menegaskan keyakinan tersebut membuat John memahami uang yang diserahkan telah diterima oleh pihak-pihak sesuai kode yang disebutkan. Pernyataan itu kembali dibenarkan oleh John.
Dalam perkara ini, KPK mendakwa tiga petinggi PT Blueray Cargo telah memberikan suap terkait pengurusan impor barang senilai Rp 61,3 miliar dalam mata uang dolar Singapura.
Selain uang tunai, para terdakwa juga diduga memberikan berbagai fasilitas dan barang mewah dengan nilai mencapai Rp 1,8 miliar.


