ARUN Sumsel Dikukuhkan, Dorong Penguatan Advokasi Masyarakat dan Perjuangkan Reforma Agraria
Ia juga menyinggung berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat serta kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan sektor perkebunan dan agraria.
“ARUN harus melihat isu-isu ini, bagaimana mengadvokasi bidang-bidang ini supaya benar-benar untuk kepentingan rakyat,” ujarnya.
Parlin juga mengingatkan jajaran ARUN agar tidak terafiliasi dengan paham radikal maupun terorisme serta mampu menjalankan peran sebagai garda terdepan dalam mengawal kepentingan masyarakat.
Ia berharap ARUN dapat turut mengawal kebijakan pemerintah dan memberikan kontribusi agar berbagai program yang ditujukan untuk kepentingan masyarakat dapat berjalan dengan baik.
Pujiono Suardi: ARUN Harus Berada di Tengah Rakyat
Dewan Pakar DPP ARUN, Prof. Dr. Pujiono Suardi, menegaskan bahwa ARUN memilih jalan untuk selalu berada di tengah-tengah rakyat dan mendengarkan suara masyarakat.
Menurutnya, prinsip tersebut dapat digambarkan melalui ungkapan Latin “non supra populum, sed inter populum”, yang berarti tidak berada di atas rakyat, melainkan berada di tengah-tengah rakyat.
“Sudah memilih jalan. Itu kalau dalam bahasa Latinnya itu non supra populum, sed inter populum. Jadi tidak berada di atas rakyat, tapi berada di tengah-tengah rakyat,” ujar Pujiono.
Ia menjelaskan, ARUN tidak ingin menempatkan diri lebih tinggi dari masyarakat. Sebaliknya, ARUN ingin hadir bersama rakyat, mendengar suara mereka, memahami keluh kesah, merasakan perjuangan, serta membersamai masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan.


