Alarm keras KPAI soal MBG: Jangan sampai anak jadi korban
Evaluasi juga harus mencakup kapasitas dapur, sanitasi, jumlah dan kompetensi pekerja, penyimpanan bahan baku, proses memasak, pengemasan, hingga distribusi.
KPAI meminta pemerintah memetakan jarak dapur dengan sekolah dan menetapkan batas maksimum waktu distribusi.
Penggunaan kendaraan yang memenuhi standar transportasi pangan serta monitoring suhu dan waktu distribusi juga perlu diperkuat.
Menurut Jasra, persoalan infrastruktur seperti jalan rusak, kemacetan, dan keterbatasan akses tidak boleh dipandang hanya sebagai masalah transportasi.
"Setiap menit keterlambatan distribusi berpotensi menurunkan kualitas makanan. Setiap tambahan jarak tempuh meningkatkan risiko perubahan suhu makanan," ujarnya.
"Ini sudah alarm keras, bukan hanya barisan angka. Program gizi nasional tidak boleh hanya mengejar target jumlah penerima manfaat. Negara tidak boleh membiarkan anak-anak menjadi pihak yang menanggung risiko dari kelemahan tata kelola, distribusi, dan pengawasan," pungkas Jasra.


