Bupati Sukabumi Buka Diklat Calon Paskibraka 2026, Siapkan Generasi Berkarakter dan Berjiwa Kepemimpinan
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sukabumi, Jujun Juaeni, menjelaskan bahwa 32 calon Paskibraka merupakan hasil seleksi berjenjang yang dilakukan secara objektif dari total 408 peserta yang mendaftar.
Dari jumlah tersebut, hanya 139 peserta yang memenuhi persyaratan administrasi, terutama ketentuan usia tepat 16 tahun. Selanjutnya mereka mengikuti berbagai tahapan seleksi, mulai dari Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), tes kesamaptaan jasmani, Peraturan Baris Berbaris (PBB), hingga parade penilaian.
"Seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara transparan dan objektif untuk menghasilkan calon Paskibraka yang memiliki kemampuan fisik, mental, kedisiplinan, serta wawasan kebangsaan yang baik," jelas Jujun.
Ia juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Sukabumi kembali mengirimkan dua wakil terbaik untuk mengikuti seleksi Calon Paskibraka tingkat Provinsi Jawa Barat, yakni Darel Tio Ahdan dari SMAN 1 Cicurug dan Debi Cahya dari SMAN 1 Parungkuda.
Jujun berharap prestasi tersebut dapat terus meningkat sehingga semakin banyak pelajar Kabupaten Sukabumi yang mampu lolos hingga tingkat provinsi bahkan nasional.
"Kami berharap ke depan semakin banyak putra-putri terbaik Kabupaten Sukabumi yang mampu mengharumkan nama daerah melalui Paskibraka, sekaligus menjadi inspirasi dan teladan bagi generasi muda lainnya," pungkasnya.
Pelaksanaan Diklat Calon Paskibraka ini diharapkan mampu membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis dalam pelaksanaan upacara kenegaraan, tetapi juga memiliki karakter kuat, jiwa nasionalisme, integritas, disiplin, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara sebagai calon pemimpin masa depan.


