Sidang Kedua Kasus Dugaan Penipuan IPAL Rp7 Miliar, Korban Soroti Terdakwa Tak Ditahan

Sidang Kedua Kasus Dugaan Penipuan IPAL Rp7 Miliar, Korban Soroti Terdakwa Tak Ditahan
Pengadilan negeri Palembang
SUMSEL
Rabu, 04 Nov 2026  19:09

PALEMBANG, Aliansinews "—

Persoalan status penahanan terdakwa Tuti Apriyani menjadi sorotan dalam persidangan kedua perkara dugaan penipuan dan pemalsuan surat terkait proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Kota Palembang. Korban dalam perkara tersebut, Sri M. Tuti, kembali mempertanyakan alasan terdakwa tidak menjalani penahanan meski nilai kerugian yang diklaim mencapai sekitar Rp7 miliar.

Persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Kelas I Palembang, Rabu (4/11/2026), menyisakan kekecewaan bagi pihak korban. Mereka menilai belum adanya penahanan terhadap terdakwa menimbulkan pertanyaan mengenai rasa keadilan dalam proses penegakan hukum.

Usai persidangan, Sri M. Tuti secara terbuka menyampaikan keberatannya. Ia menyoroti kehadiran terdakwa di ruang sidang tanpa mengenakan pakaian tahanan maupun borgol.

"Kami agak kecewa sebenarnya. Kenapa dengan kerugian kami yang sebesar Rp7 miliar, tersangkanya atau terdakwanya tidak ditahan? Ini sangat melukai rasa keadilan bagi kami," ungkapnya.

Sri juga mempertanyakan alasan kesehatan yang disebut-sebut menjadi pertimbangan dalam persoalan penahanan. Ia membandingkan kondisi tersebut dengan sejumlah tokoh yang menurutnya tetap menjalani penahanan meskipun sedang mengalami gangguan kesehatan.

"Kalau yang mengatakan bahwa dia itu sakit, almarhum Haji Halim kurang sakit apa? Almarhum Pak Alik Nurdin juga sakit, tetapi ditahan semua. Ini terdakwa masih bisa senyum-senyum, sempat menyentuh tiap pengadilan, dan tidak ditahan," ujarnya.

Selain persoalan penahanan, korban juga mengungkapkan besarnya kerugian yang mereka alami dalam proses pengambilalihan proyek IPAL di Palembang. Nilai kerugian tersebut ditaksir mencapai Rp7 miliar.

1
2
Berikutnya
Tampilkan Semua
TAG:
#
Lembaga Aliansi Indonesia
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Indeks Berita