Warga Pasuruan diduga tewas dianiaya polisi gegara dituduh judol, keluarga tuntut keadilan
Teman korban, Zubaidi, mengatakan kepergian Widi mengejutkan warga karena korban dikenal sebagai pribadi yang baik.
"Kami sangat kehilangan. Almarhum orangnya baik, pendiam, dan tidak pernah membuat masalah. Kami berharap kasus ini diusut tuntas dan terbuka agar keluarga mendapatkan kejelasan," ujarnya, Selasa (4/8/2026).
Keluarga dan warga meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut. Mereka juga menduga terdapat tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Dugaan tersebut kini menjadi bagian dari proses penyelidikan dan belum dapat dipastikan sebelum hasil autopsi selesai.
Menanggapi peristiwa itu, Polres Pasuruan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
Polisi juga telah membentuk tim bersama Propam untuk memeriksa empat anggota Reskrim Polsek Beji yang terlibat dalam penangkapan.
Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, menegaskan pemeriksaan dilakukan secara profesional dan transparan.
"Kami telah membentuk tim bersama Propam untuk melakukan pemeriksaan terhadap anggota yang terlibat. Apabila dalam proses pemeriksaan ditemukan adanya pelanggaran, tentu akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya.
Untuk kepentingan penyelidikan, jenazah korban sempat dibawa dari RSUD Bangil ke Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya guna menjalani autopsi.


