Baku hantam sendiri, 7 tentara AS tewas di kapal induk USS Lincoln
Kapal induk itu saat ini beroperasi di Samudra Hindia dengan misi utama menegakkan blokade laut yang diberlakukan Washington terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
Menurut USNI News, gugus tempur kapal induk Abraham Lincoln tiba pada Armada Kelima AS pada akhir Januari 2026. Kedatangan gugus tempur tersebut menandai peningkatan kekuatan Angkatan Laut AS pada kawasan Timur Tengah.
Pengerahan itu berlangsung sebelum konflik AS-Israel dengan Iran yang diluncurkan pada 28 Februari.
Awak kapal kemudian menghabiskan sebagian besar masa penugasan untuk mendukung operasi tempur AS melawan Iran. Penugasan yang semula diperkirakan berakhir pada Mei diperpanjang tanpa tanggal kepulangan yang diumumkan secara publik.
Kondisi tersebut menjadi sumber keresahan bagi para pelaut sekaligus keluarga mereka.
Penugasan panjang disebut memengaruhi kondisi pelaut
Media Stripes melaporkan anggota keluarga dan para pelaut sebelumnya telah mengadakan pertemuan untuk membahas penugasan berbulan-bulan di laut tanpa kepastian akhir pengerahan.
Kekhawatiran mengenai kondisi personel disampaikan langsung kepada pimpinan Angkatan Laut AS pada Kamis (6/8/2026). Dalam pertemuan tatap muka tersebut, anggota keluarga berbicara dengan Pelaksana Tugas Sekretaris Angkatan Laut Hung Cao serta sejumlah pejabat senior.
Menurut dua pasangan yang hadir, pertemuan tersebut berlangsung intens. Salah satu anggota keluarga bahkan menyampaikan kekhawatiran serius mengenai kondisi suaminya.


