TNI AD kerahkan 21.707 personel, alat berat dan alutsista bantu borban bencana Sumatera

TNI AD kerahkan 21.707 personel, alat berat dan alutsista bantu borban bencana Sumatera
Pengiriman bantuan kemanusian dan dukungan perlengkapan bagi warga terdampak bencana banjir tanah longsor Sumatera di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Minggu (31/22/2025). (©Dispenad)
PERISTIWA
Minggu, 30 Nov 2025  20:11

Sementara di Sumatera Barat, prajurit Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol meningkatkan dukungan alat berat dan penguatan posko. 

Kemudian personel TNI AD di Sumatera Utara memfokuskan bantuan pada pemulihan fasilitas umum dan pengiriman logistik menuju wilayah terisolasi.

Pengiriman bantuan, kata Donny, akan dilakukan secara terkoordinasi melalui jajaran Kodam dan satuan teritorial dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan mendesak masyarakat.

Bantuan mulai dari logistik, evakuasi, pendirian dapur lapangan, pemulihan sarana umum, hingga pembukaan akses wilayah terisolasi. 

Bantuan yang dikirim, kata Donny, mencakup obat-obatan, makanan siap saji, tenda pengungsian, perlengkapan sanitasi, LCR, alat penjernih air, selimut, hingga tenda serbaguna dan alat rigging (untuk mengangkat beban berat).

Donny mengatakan pengiriman bantuan lanjutan juga dilakukan melalui pesawat Hercules dan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) sebagai bagian dari operasi kemanusiaan.

Bantuan yang diberangkatkan hari ini Minggu (30/11/2025) antara lain tenda serbaguna, velbed, genset, alat dapur lapangan, kompor lapangan, kompor gas, alat penjernih air portable, aki, ban truk, kantong jenazah, LCR dan OBM, Starlink, obat-obatan antibiotik, serta PUO utama dan cadangan. 

TNI AD memastikan gelombang bantuan berikutnya sudah disiapkan dan akan terus dikirim sesuai perkembangan situasi di lapangan.

Rencananya Kapal KRI akan mengangkut mobil Reverse Osmosis (RO), excavator, jembatan Bailey, dan buldoser pada Senin (1/12/2025).

<<
1
2
3
Berikutnya
Tampilkan Semua
TAG:
#bencana sumatera
#banjir
#longsor
#tni ad
#aceh
#sumut
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Indeks Berita