Budi Santoso Serap Aspirasi Warga Muara Telang, Perbaikan Tanggul, Jalan hingga Jembatan Antar Desa Jadi Prioritas
Banyuasin, AliansiNews.id.
Anggota DPRD Kabupaten Banyuasin Daerah Pemilihan (Dapil) III yang meliputi Kecamatan Banyuasin II, Muara Telang, Tanjung Lago, Sumber Marga Telang, dan Karang Agung Ilir dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Budi Santoso, melaksanakan Reses II Masa Persidangan III Tahun 2026 di sejumlah desa di Kecamatan Muara Telang. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan pembangunan secara langsung kepada wakil rakyat.
Rangkaian reses dilaksanakan di Desa Telang Karya, Desa Upang Cemara, Desa Sumber Hidup dan Desa Upang Ceria. Salah satu titik pelaksanaan berlangsung di Aula Kantor Desa Upang Cemara, Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin, Rabu (15/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Upang Cemara Mulyadi, Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, kepala dusun, Ketua RT, TP-PKK, tokoh agama, tokoh masyarakat, Karang Taruna, serta puluhan warga dari desa-desa yang menjadi lokasi reses.
Dalam dialog yang berlangsung terbuka dan interaktif, masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini dihadapi, terutama terkait pembangunan infrastruktur yang dinilai sangat mendesak.
Salah satu aspirasi utama yang disampaikan warga adalah permintaan perbaikan dan rehabilitasi tanggul penahan banjir yang telah lama jebol akibat tingginya pasang air Sungai Musi. Menurut masyarakat, rusaknya tanggul menyebabkan air masuk ke areal persawahan dan lahan pertanian sehingga hasil panen menurun serta berdampak langsung terhadap penghasilan petani.
Selain rehabilitasi tanggul, warga juga meminta pemerintah segera melakukan pembangunan dan peningkatan jalan penghubung antardesa. Kondisi sejumlah ruas jalan yang rusak dinilai menghambat aktivitas masyarakat, memperlambat distribusi hasil pertanian, meningkatkan biaya transportasi, hingga menyulitkan akses pelayanan dasar.
Tak hanya itu, masyarakat Kecamatan Muara Telang juga mengusulkan pembangunan jembatan penghubung antardesa sebagai kebutuhan yang sangat mendesak. Keberadaan jembatan dinilai akan membuka keterisolasian wilayah, mempercepat mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian, meningkatkan konektivitas antarwilayah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi serta pemerataan pembangunan di kawasan Muara Telang.

