Budi Santoso Serap Aspirasi Warga Muara Telang, Perbaikan Tanggul, Jalan hingga Jembatan Antar Desa Jadi Prioritas

Budi Santoso Serap Aspirasi Warga Muara Telang, Perbaikan Tanggul, Jalan hingga Jembatan Antar Desa Jadi Prioritas
Foto: Budi Santoso Anggota DPRD Banyuasin
SUMSEL
Jumat, 17 Jul 2026  06:45

Banyuasin, AliansiNews.id. 

Anggota DPRD Kabupaten Banyuasin Daerah Pemilihan (Dapil) III yang meliputi Kecamatan Banyuasin II, Muara Telang, Tanjung Lago, Sumber Marga Telang, dan Karang Agung Ilir dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Budi Santoso, melaksanakan Reses II Masa Persidangan III Tahun 2026 di sejumlah desa di Kecamatan Muara Telang. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan pembangunan secara langsung kepada wakil rakyat.

Rangkaian reses dilaksanakan di Desa Telang Karya, Desa Upang Cemara, Desa Sumber Hidup dan Desa Upang Ceria. Salah satu titik pelaksanaan berlangsung di Aula Kantor Desa Upang Cemara, Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin, Rabu (15/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Upang Cemara Mulyadi, Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, kepala dusun, Ketua RT, TP-PKK, tokoh agama, tokoh masyarakat, Karang Taruna, serta puluhan warga dari desa-desa yang menjadi lokasi reses.

Dalam dialog yang berlangsung terbuka dan interaktif, masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini dihadapi, terutama terkait pembangunan infrastruktur yang dinilai sangat mendesak.

Salah satu aspirasi utama yang disampaikan warga adalah permintaan perbaikan dan rehabilitasi tanggul penahan banjir yang telah lama jebol akibat tingginya pasang air Sungai Musi. Menurut masyarakat, rusaknya tanggul menyebabkan air masuk ke areal persawahan dan lahan pertanian sehingga hasil panen menurun serta berdampak langsung terhadap penghasilan petani.

Selain rehabilitasi tanggul, warga juga meminta pemerintah segera melakukan pembangunan dan peningkatan jalan penghubung antardesa. Kondisi sejumlah ruas jalan yang rusak dinilai menghambat aktivitas masyarakat, memperlambat distribusi hasil pertanian, meningkatkan biaya transportasi, hingga menyulitkan akses pelayanan dasar.

Tak hanya itu, masyarakat Kecamatan Muara Telang juga mengusulkan pembangunan jembatan penghubung antardesa sebagai kebutuhan yang sangat mendesak. Keberadaan jembatan dinilai akan membuka keterisolasian wilayah, mempercepat mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian, meningkatkan konektivitas antarwilayah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi serta pemerataan pembangunan di kawasan Muara Telang.

Masyarakat berharap berbagai usulan tersebut dapat menjadi prioritas dalam program pembangunan Pemerintah Kabupaten Banyuasin maupun Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Dalam sambutannya, Budi Santoso menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan kewajiban konstitusional anggota DPRD untuk turun langsung ke daerah pemilihan guna menyerap aspirasi masyarakat sebagai bahan penyusunan program pembangunan daerah.

," Reses ini bukan sekadar agenda formal, tetapi menjadi kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Semua aspirasi yang disampaikan akan kami catat, pelajari, dan perjuangkan sesuai kewenangan DPRD serta kemampuan anggaran pemerintah daerah," ujar Budi Santoso.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Budi memastikan seluruh aspirasi masyarakat akan dibawa ke DPRD Kabupaten Banyuasin untuk diperjuangkan dalam pembahasan program pembangunan. Namun, ia mengingatkan bahwa realisasi usulan tetap harus disesuaikan dengan skala prioritas dan kemampuan keuangan daerah.

«"Semua usulan masyarakat sangat penting. Namun karena keterbatasan anggaran dan banyaknya desa yang juga membutuhkan pembangunan, maka akan dipilih program-program yang benar-benar menjadi prioritas. Kami berharap sinergi antara DPRD, pemerintah desa, dan masyarakat terus terjalin agar pembangunan dapat diwujudkan secara bertahap dan berkelanjutan," tegasnya.

Kegiatan reses berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan partisipatif. Warga berharap seluruh aspirasi yang telah disampaikan tidak berhenti sebatas pembahasan, melainkan dapat direalisasikan melalui program pembangunan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Perbaikan tanggul penahan banjir, pembangunan jalan, serta pembangunan jembatan penghubung antardesa diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sektor pertanian, memperlancar akses transportasi, memperkuat konektivitas antarwilayah, dan mendorong percepatan pembangunan di Kecamatan Muara Telang. (Tri Sutrisno)

TAG:
#
Berita Terkait
Yayasan Pendidikan Bina Jaya Sukses Gelar Pembukaan MPLS 2026
Yayasan Pendidikan Bina Jaya Sukses Gelar Pembukaan MPLS 2026
Yayasan Pendidikan Bina Jaya Sukses Gelar Pembukaan MPLS 2026
Yayasan Pendidikan Bina Jaya Sukses Gelar Pembukaan MPLS 2026
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Analisis laporan gratifikasi Menhut Raja Juli Antoni, ini kata KPK
Jelang Praspa 2026, Kasad Hadiri Penutupan Pendidikan Capaja Akademi TNI
Cewek open BO tersangka tewasnya ASN BPN sindikat pemerasan, sudah berulang kali beraksi
2 truk pengangkut sampah hangus dalam kebakaran TPA Cipayung Depok
Peduli Kesehatan Masyarakat Perbatasan, Pos Mentari Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala Gelar Pelayanan Medis Door-to-Door di Desa Badau
Indeks Berita