Program EmPOWER, PLN hadir menyapa masyarakat adat
Palembang, Aliansinews"
PT PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Selatan melakukan serah terima Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan melalui Program Em-POWER (Empowering, People Through Opportunity, Well-Being, Economic Resilience) Program Peningkatan Ekonomi Inklusif untuk Masyarakat Adat Tempirai Selatan Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir yang berlokasi di turunan gajah.
Agenda serah terima ini dihadiri oleh Bapak Hendri Iriawan selaku Senior Manajer Perizinan, Komunikasi dan Pertanahan PT PLN UIP Sumbagsel Hendri Iriawan, Haryono, S.H.,MM selaku Asisten III Bidang Administrasi Kabupaten PALI, Ali Sadikin, S.P.,MP Kepala Dinas Perikanan PALI, Ida Martini Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Fahrudin, S.Psi Camat Penukal Utara, Kepala Desa Tempirai Selatan, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kelompok UMKM dan masyarakat Tempirai Utara.
Program ini merupakan komitmen dari PT PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Selatan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat adat dalam bidang ekonomi. Program Em-POWER dikemas melalui pendampingan berbasis ESG (Environmental, Social dan Government) sehingga diharapkan hadirnya program ini bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perusahaan.
Adanya kerjasama antar stakeholder baik pemerintah, masyarakat sipil, perusahaan, akademisi diharapkan dapat membawa Tempirai Selatan menjadi desa yang madani, mandiri dan berkelanjutan.
Program EmPOWER mengangkat warisan budaya tak benda Ikan Sagarurung sebagai ciri khas masyarakat PALI dalam Program Peningkatan Ekonomi Inklusif untuk Masyarakat Adat Tempirai Selatan. PT PLN UIP Sumbagsel melihat bahwa Ikan Sagarurung memiliki potensi yang sangat besar untuk mengenalkan masyarakat adat di Tempirai ke kanca nasional hingga internasional.
Tidak hanya memperhatikan satu aspek saja, PT PLN UIP Sumbagsel memberikan bantuan program dalam bentuk pelatihan pembuatan produk turunan yaitu abon dan sambal sagarurung, pembangunan kolam ikan ukuran 36 meter (6 petak, dengan masing-masing petak ukuran 2x3 meter) dilengkapi dengan kran, mesin oksigen dan pompa air, kolam ikan ini akan menjadi tempat pembibitan ikan. Bibit ikan yang diberikan sebanyak 2000 bibit terdiri dari 500 bibit ikan sapil, 500 bibit ikan gabus, 500 bibit ikan nila dan 500 bibit ikan patin. Pada proses pembesaran ikan, PLN memberikan fasilitas pendukung berupa penyekatan paye (anak sungai) dengan ukuran 2,5 x 4 meter sebanyak 3 unit dan ukuran 3,5 x 6 meter sebanyak 3 unit. Selain itu, kegiatan ini juga dilengkapi dengan 26 jenis peralatan dan perlengkapan produksi produk turunan ikan sagarurung. Harapannya, bantuan yang diberikan oleh PT PLN UIP Sumbagsel dapat menstimulan kelompok UMKM untuk terus maju dan berkembang. Ungkap, Hendri Iriawan.
Haryono, S.H.,MM menuturkan terimakasih kepada PT PLN UIP Sumbagsel karena telah memilih Tempirai Selatan sebagai desa binaan program TJSL tahun 2026. Beliau mengungkapkan bahwa Ikan Sagarurung merupakan warisan budaya tak benda yang akan menjadi ikon atau ciri khas PALI. Beliau berharap semoga pendampingan ini terus berlanjut dan PLN bisa terus bekerjasama dengan pemerintah kabupaten PALI.
Adapun rangkaian acara pada kegiatan serah terima Program EmPOWER terdiri dari berbagai penampilan seperti kuntau, tari lading dan sastra tutur yang sarat dengan tradisi yang masih terjaga hingga hari ini. Tak hanya itu, para tamu undangan bersama dengan jajaran pimpinan secara bersama-sama melaksanakan penebaran bibit ikan di kolam yang telah dibangun, meninjau paye tempat pembesaran bibit, kunjungan ke stand produk anyaman dari bambu (alat tangkap ikan) serta produk turunan sagarurung seperti abon dan sambal sagarurung.


