Masyarakat Minta Polemik LPJU OKI Segera Diakhiri, Manfaat Penerangan Jalan Jangan Terabaikan
OKI. AliansiNews.id.
Masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, berharap polemik pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) segera diakhiri agar perhatian publik kembali tertuju pada tujuan utama pembangunan, yakni memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Keberadaan lampu jalan sangat penting dalam menunjang aktivitas warga. Penerangan yang memadai dapat mendukung kegiatan ekonomi pada malam hari, memperlancar mobilitas masyarakat, serta memberikan kenyamanan bagi pengendara dan pejalan kaki.
Bagi pedagang kecil, pemilik warung, pelaku usaha, hingga pedagang pasar malam, lampu jalan membantu menunjang aktivitas usaha. Penerangan juga dibutuhkan masyarakat yang bekerja pada malam hari, melakukan perjalanan mendesak, maupun mengakses fasilitas kesehatan dan pelayanan publik.
Karena itu, masyarakat berharap polemik yang berkembang terkait pengadaan LPJU di OKI tidak terus berlarut-larut hingga mengaburkan tujuan pembangunan fasilitas umum tersebut.
Pembangunan LPJU menggunakan anggaran daerah yang semestinya memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kepentingan masyarakat. Lampu yang dipasang diharapkan berfungsi dengan baik, sesuai spesifikasi, serta mampu memberikan penerangan yang dibutuhkan warga.
Meski demikian, harapan agar polemik segera diakhiri bukan berarti mengabaikan pentingnya transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran. Dugaan selisih harga hingga 127 persen yang disampaikan Forum Warga Sumatera Selatan Bersatu (FWSSB) tetap perlu dijelaskan berdasarkan data dan dokumen yang dapat dipertanggungjawabkan.
Pihak terkait diharapkan memberikan klarifikasi secara terbuka mengenai spesifikasi lampu, dasar penetapan harga, komponen pendukung, biaya pemasangan, pajak, serta proses pengadaan yang dilaksanakan.
Dengan adanya penjelasan yang transparan dan pemeriksaan secara objektif apabila diperlukan, persoalan tersebut diharapkan dapat diselesaikan berdasarkan fakta, bukan berlarut-larut menjadi perdebatan di tengah masyarakat.


