Sang "Pangeran Kegelapan" Ozzy Osbourne Kembali ke Rumah Metal untuk Terakhir Kali
“Dia tidak pernah lupa dari mana asalnya,” ujar Kepala Bagian Acara Dewan Kota Birmingham, Katie Brazier.
“Aksennya, jiwanya, semuanya tetap Brummie. Tidak seperti orang lain yang mencoba menyembunyikannya,” tambahnya.
Black Sabbath baru-baru ini dianugerahi Freedom of the City oleh Birmingham atas kontribusi luar biasa mereka terhadap musik dan identitas kota tersebut.
Sebagai vokalis utama Black Sabbath, Osbourne dikenal luas dengan julukan Pangeran Kegelapan. Aksi panggung dan kehidupan pribadinya yang penuh kontroversi menjadikannya ikon global, terutama pada era 1970-an saat band mencetak hits seperti Paranoid, Iron Man, Master of Reality, dan Vol 4.
Band ini menjual lebih dari 75 juta album di seluruh dunia dan diakui sebagai pelopor dan penentu arah genre heavy metal.
Selain bersama Black Sabbath, Osbourne juga sukses membangun karier solo dan memperluas popularitasnya melalui reality show The Osbournes pada awal 2000-an, yang menampilkan kehidupan keluarganya bersama Sharon, Kelly, dan Jack.
Pada 5 Juli lalu, 42.000 penggemar memenuhi Villa Park, markas klub Aston Villa, untuk menyaksikan konser reuni Black Sabbath. Osbourne tampil di atas singgasana hitam karena kondisi kesehatannya yang menurun. Sejak 2019, ia diketahui mengidap penyakit Parkinson.


