Sang "Pangeran Kegelapan" Ozzy Osbourne Kembali ke Rumah Metal untuk Terakhir Kali

Ozzy Osbourne kembali ke rumah metal-nya untuk terakhir kali pada Rabu (30/7/2025), saat ribuan warga Birmingham, Inggris, memberikan penghormatan terakhir kepada salah satu putra kebanggaan kota mereka.
Penggemar Black Sabbath memadati jalanan kota saat mobil jenazah Ozzy Osbourne yang dijuluki "Prince Of Darkness" (Pangeran Kegelapan) melintas di pusat kota, diiringi istri dan anak-anaknya yang tampak berlinang air mata.
Mobil tersebut bergerak menyusuri Broad Street menuju Black Sabbath Bench, bangku peringatan yang diresmikan di jembatan kanal pada 2019.
Seruan “Ozzy, Ozzy, Ozzy, oi, oi, oi,” menggema dari para penggemar yang memadati lokasi.
Enam kendaraan yang membawa keluarga Ozzy Osbourne mengikuti iring-iringan jenazah, dikawal polisi bermotor.
Sharon, istri Osbourne yang telah menemaninya selama 43 tahun, terlihat menyeka air mata saat menghampiri deretan bunga dan penghormatan dari penggemar.
Seusai mobil jenazah melaju menuju lokasi pemakaman pribadi, suasana kota Birmingham kembali berdentum, kali ini oleh dentingan klasik musik Black Sabbath, seolah menghidupkan kembali semangat yang ditinggalkan Osbourne.

Ozzy Osbourne lahir dan besar di Birmingham, kota yang kemudian menjadi tempat lahirnya musik heavy metal. Bersama Tony Iommi, Bill Ward, dan Terence "Geezer" Butler, Osbourne membentuk Black Sabbath pada 1968, band legendaris yang mengubah arah musik dunia.
“Dia tidak pernah lupa dari mana asalnya,” ujar Kepala Bagian Acara Dewan Kota Birmingham, Katie Brazier.
“Aksennya, jiwanya, semuanya tetap Brummie. Tidak seperti orang lain yang mencoba menyembunyikannya,” tambahnya.
Black Sabbath baru-baru ini dianugerahi Freedom of the City oleh Birmingham atas kontribusi luar biasa mereka terhadap musik dan identitas kota tersebut.
Sebagai vokalis utama Black Sabbath, Osbourne dikenal luas dengan julukan Pangeran Kegelapan. Aksi panggung dan kehidupan pribadinya yang penuh kontroversi menjadikannya ikon global, terutama pada era 1970-an saat band mencetak hits seperti Paranoid, Iron Man, Master of Reality, dan Vol 4.
Band ini menjual lebih dari 75 juta album di seluruh dunia dan diakui sebagai pelopor dan penentu arah genre heavy metal.
Selain bersama Black Sabbath, Osbourne juga sukses membangun karier solo dan memperluas popularitasnya melalui reality show The Osbournes pada awal 2000-an, yang menampilkan kehidupan keluarganya bersama Sharon, Kelly, dan Jack.
Pada 5 Juli lalu, 42.000 penggemar memenuhi Villa Park, markas klub Aston Villa, untuk menyaksikan konser reuni Black Sabbath. Osbourne tampil di atas singgasana hitam karena kondisi kesehatannya yang menurun. Sejak 2019, ia diketahui mengidap penyakit Parkinson.












