Sinergi TNI-POLRI Beri Penyuluhan Kenakalan Remaja di MTs Daarul Falah Citeureup
“Seluruh jajaran wajib melaksanakan Buddy System dan cepat merespons setiap informasi yang diterima agar tidak terkesan lambat, serta harus mampu membangun sinergi yang kuat dengan tokoh masyarakat dan seluruh elemen warga,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolsek Citeureup Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa pihaknya telah menerjunkan sembilan personel ke lokasi untuk memonitor dan mengamankan jalannya kegiatan.
“Kehadiran Polri di tengah aktivitas masyarakat merupakan bentuk komitmen dalam menjamin kondusivitas wilayah.
Kami pastikan kegiatan berjalan aman serta meminimalkan potensi gangguan seperti kericuhan, kemacetan, ataupun tindakan merugikan lainnya,” tuturnya.
Kegiatan sosialisasi tersebut berakhir sekitar pukul 11.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan penuh antusiasme dari para peserta. Sinergi antara aparat, pihak sekolah, dan unsur pemerintah desa menjadi kekuatan utama dalam menciptakan ketahanan sosial di lingkungan pelajar.
Di kesempatan lain, Plt. Kasi Humas Polres Bogor IPDA Yulista Mega Stefani, S.H. menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat agar segera melapor jika menemukan hal-hal yang mengganggu kamtibmas atau indikasi tindak kriminal lainnya.
“Khususnya bagi warga yang mengetahui adanya perekrutan tenaga kerja ilegal dengan iming-iming gaji besar namun tanpa kejelasan payung hukum, hal tersebut masuk dalam kategori Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Segera adukan ke Call Center (021) 110 yang aktif 24 jam, atau ke nomor aduan Polres Bogor di 0812 1280 5587. Operator kami siap melayani aduan dan laporan dari masyarakat,” ungkapnya.
Polsek Citeureup Polres Bogor berharap kegiatan edukatif seperti ini dapat terus berlanjut, khususnya dalam momen-momen penting nasional, untuk mencetak generasi muda yang sadar hukum dan berakhlak mulia.


