Proyek Pengerjaan Pasar Hewan Sumberlawang Sragen di Soal, Rehab Yang Menelan Anggaran Rp6,5 Miliar Itu di Duga Adanya Penyimpangan

Proyek Pengerjaan Pasar Hewan Sumberlawang Sragen di Soal, Rehab Yang Menelan Anggaran Rp6,5 Miliar Itu di Duga Adanya Penyimpangan
Foto: Penampakan gapura depan pintu masuk pasar hewan sumberlawang Sragen. (Dok)
SOLO RAYA
Senin, 06 Nov 2023  21:42

SRAGEN – Adalah pasar hewan, dulu terkesan jadul agak kumuh. Kini akhirnya dibangun keren, namun proyek rehab pasar hewan di Desa Ngandul, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen ini menuai sorotan berbagai pihak.

Rehab proyek dengan menelan anggaran Rp 6,5 miliar ini dinilai asal-asalan dan diduga ada beberapa penyimpangan dalam pengerjaannya.

Aliansi Indonesia Vs LAPAAN RI eks Soloraya yang digawangi Awi, Kusumo, Bambang CS yang terjun kelapangan juga menemukan fakta yang mengejutkan. Pengerjaan diduga tak sesuai spesifikasi termasuk adanya pengadaan besi. Bahkan penyimpangan yang lain juga proyek tersebut tidak sesuai RAB (Rencana Anggaran Belanja). 

"Setelah kami cek dengan teliti pelaksanaan dengan matrial ada keganjalan, padahal ini bukan anggaran yang sedikit. Kami mengharap pihak DPRD dan Pemkab Sragen turun kelokasi meneliti kembali dengan membawa staf ahli mensurvey pengerjaan pasar hewan di Sumberlawang saat ini," ungkap BRM Kusumo Putro SH MH. 

Dia juga mengatakan, terkait dengan digelontor anggaran yang begitu besar harusnya speak bangunan maupun kwalitas semestinya memenuhi standarisasi secara baik. Apalagi lantaran anggaran untuk pembangunan pasar tersebut mencapai Rp 6,5 miliar.

"Dinas terkait harus segera turun tangan agar pekerjaan yang amburadul ini tidak makin merembet. Ini lokasi fasilitas umum warga lintas perdagangan ternak khususnya kambing sapi. Sekiranya tak ada respon kami dukung rekan-rekan melaporkan ke APH," tegasnya. 

Pantauan dilokasi, sorotan soal berbagai matrial maupun kejanggalan terkait pengerjaan proyek sementara pada soal ketebalan besi pipa yang terpasang dilokasi parkir, lalu ikatan pada pemasangan wiremesh, pengerjaan dasar pada ketebalan lantai yang mulai retak, pengerjaan gapura pintu masuk dan masih beberapa lainnya lagi. 

"Mohon ini ditulis dan dicatat, saya wes mumet. Disumberlawang ini kalau hubungi pejabat publik yang mudah bisa dihitung. Sekiranya marai budreg di rilis, data kumpulkan, lalu laporkan. Nanti juga hubungi sendiri,"ucapnya.

Penyediaan barang matrial khususnya besi yang tak sesuai RAB, lanjut Kusumo, tentunya membuat kualitas dan kekuatan bangunan kurang kokoh. Apalagi pada baris-baris tiang pancang untuk ikatan sapi dinilai kurang kokoh. 

"Ini yang riskan, tiang ikat untuk sapi bila nggak kokoh. Wes, dijamin pasar kayak ajang pacuan kuda. Sapi ucul iso playon ngamuk ditengah pasar. Sekalian lantai jika nggak kuat, siap-siap saja jadi ajang doker-doker kaki sapi. Karena ada yang agresif, perlu dipahami kotoran (letong) sama kencinge juga ganas," imbuhnya. 

Aktivis media yang lain Bambang juga ikut angkat bicara, sorotan lain yakni pada lantai parkiran motor yang sebagian tituk sudah mulai retak. Diduga pemadatan dengan tanah urug tidak maksimal. 

Saat awak media menkonfirmasi para pemangku wilayah, dari pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek Pasar Hewan Sumberlawang hingga sampai dengan tokoh Kepala Desa Ngandul belum ada respons untuk dimintai keterangan. 

Diketahui untuk Kabid Peternakan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (KPPP) Kabupaten Sragen sendiri dikepalai oleh Toto Sukarno. Bahwasanya harapan besar para warga masyarakat untuk proyek pasar hewan Sumberlawang dibangun sesuai dengan speak maupun RAB.

"Disisi lain pihak inspektorat juga diharapkan saat terjun langsung melakukan pengecekan pekerjaan dilokasi lebih jeli dan teliti agar tidak ada hal yang jadi permasalahan." ujarnya. (Tim) 

TAG:
#dugaan
#pasar hewan
#penyimpangan
#sumberlawang
#sragen
Berita Terkait
Heboh Dugaan Skandal Terlarang Sekdes dan Perangkat di Klaten, Ada Spanduk Bertulis: LANJUTKAN
Heboh Dugaan Skandal Terlarang Sekdes dan Perangkat di Klaten, Ada Spanduk Bertulis: LANJUTKAN
Heboh Dugaan Skandal Terlarang Sekdes dan Perangkat di Klaten, Ada Spanduk Bertulis: LANJUTKAN
Heboh Dugaan Skandal Terlarang Sekdes dan Perangkat di Klaten, Ada Spanduk Bertulis: LANJUTKAN
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Boros Rp1 T per bulan, BGN evaluasi insentif SPPG Rp6 Juta per hari
Sadis! Pelajar SMA di Luwu Timur bunuh gadis tetangga gegara cinta tak sampai
Viral TNI hadang massa demo mahasiswa, ini kata Kapuspen
Hendak terbang dengan jet pribadi, penyelundup narkoba buronan Interpol ditangkap di bandara Bali
Heboh CCTV di kawasan Bundaran HI mati saat demo mahasiswa, ini kata Pemprov DKI
Indeks Berita