Pendistribusian BPNT Diduga Melanggar Pedum , Aliansi Indonesia Pertanyakan Peran TKSK Kecamatan Binuang

Pendistribusian BPNT Diduga Melanggar Pedum , Aliansi Indonesia Pertanyakan Peran TKSK Kecamatan Binuang
 
BANTEN
Jumat, 26 Agu 2022  16:09

Diduga Pendistribusian Bantuan pangan Non tunai (BPNT) di Agen Raffi di desa Cakung Kp.jadi Tanpa ada pengawasan dari dari Pegiat Sosial Kecamatan Binuang Kabupaten Serang Banten dikatakan Tim Investigasi Aliansi Indonesia kepada awak media pada Sabtu (20/8/2022).

"Terlihat di lapangan Komidi BPNT diduga tak sesuai pedum yang di anjurkan oleh kementrian sosial," ucap salah seorang anggota tim. 

Adapun dalam aturan tersebut menurut Tim Investigasi, disebutkan bahwa ranah TKSK ialah mendampingi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) selama proses registrasi, aktivasi rekening, dan dapat juga mendampingi KPM ketika berbelanja pada program BPNT.

Tak hanya itu namun tugas lain dari TKSK yakni melengkapi data KPM BPNT, membuat jadwal distribusi KKS, menyusun laporan penyaluran BPNT, melakukan sosialisasi kepada KPM. Serta melakukan pemantauan pelaksanaan jalannya progran BPNT tersebut.

"Dalam ketentuan tersebut tidak ada yang menyebutkan bahwa TKSK memfasilitasi, mengarahkan, dan mengatur e-waroeng untuk bekerjasama dengan supplier tertentu," jelasnya.

Sehingga jika memang benar ada fakta lapangan seperti itu, menurutnya itu sudah menyalahi kewenangan. Justru dalam pedoman umum BPNT tersebut agen e-waroeng berhak bekerjasama dengan pihak manapun. Selama memenuhi persyaratan kualitas dari barang yang ada dalam pedoman umum.

"Kami meminta setiap Kepala Daerah dan Dinas Sosial yang menjalankan program BPNT. Segera melakukan evaluasi dan melakukan pengawasan yang ketat," ulasnya.


Dia menambahkann, "Hal itu tentunya diminta agar program Bansos dapat dilaksanakan sesuai ketentuan dan mencegah parktek maladministrasi dan korupsi."

Namun menanggapi dugaan hal ini Agen Raffi mengatakan saat dikonfirmasi dilokasi bahwa dirinya hanya mengikuti saja.

"Coba bang tanya pak Murod selaku TKSK, saya mah Agen baru apa yang dikirim dari supplier aja kita bagikan, di kecamatan Binuang hampir sama dan saya hanya mengikuti para Agen yang lain di kecamatan Binuang bukan saya aja," ucap Raffi Rabu Selasa (23/8/2022).


Dihari yang sama awak media mencoba konfirmasi kepada  H.Arsawi  kepala Desa Cakung prihal dugaan tak sesuai Pedum menjelaskan tak tau menahu soal Perkara tersebut.

"Jujur mas pihak desa mah gak pernah ditoel toel untuk perkara ini," ucapnya dengan singkat.

Sampai dengan berita ini diturunkan, setelah diminta konfirmasi, pihak TKSK Kecamatan Binuang maupun pihak Suplayer inisial NS belum memberikan keterangan atas dugaan Melanggar Pedum.

(Fauzi) 

TAG:
#bpnt
#bansos
#tksk
#serang
#binuang
Berita Terkait
Dugaan Isu Kolektif dan Jadi Pemasok BPNT Begini Bantahan RT dan Pegiat Sosial Mauk Timur
Dugaan Isu Kolektif dan Jadi Pemasok BPNT Begini Bantahan RT dan Pegiat Sosial Mauk Timur
Dugaan Isu Kolektif dan Jadi Pemasok BPNT Begini Bantahan RT dan Pegiat Sosial Mauk Timur
Dugaan Isu Kolektif dan Jadi Pemasok BPNT Begini Bantahan RT dan Pegiat Sosial Mauk Timur
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Dinas PU Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat Hari Polisi Militer TNI 11 Mei 2026
Dinas PU Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat Hari Perawat Sedunia 12 Mei 2026
Dinas PU Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat Hari Bidan Internasional 05 Mei 2026
Dinas PU Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat Hari Kebebasan PERS 03 Mei 2026
Dinas PU Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional 02 Mei 2026
Indeks Berita